Sholat adalah tiang agama. Kualitas sholat kita sangat dipengaruhi oleh pemahaman kita terhadap bacaan yang kita ucapkan. Ketika kita mengerti arti setiap kata, sholat bukan lagi ritual mekanis melainkan percakapan nyata antara hamba dan Penciptanya. Artikel ini menyajikan semua bacaan sholat yang shahih, lengkap dengan teks Arab, latin, terjemahan, dan sumber hadisnya.
"Sholatlah sebagaimana kamu melihat aku sholat." (HR Bukhari 631)
Cara menggunakan panduan ini: Bacaan ditampilkan urut dari awal sholat hingga salam. Setiap bagian menyertakan variasi bacaan yang shahih dari sunnah. Untuk pemula, cukup pelajari satu versi dari setiap bagian sebelum menambah variasi.
Takbiratul ihram
Sholat dimulai dengan takbiratul ihram, yaitu mengangkat kedua tangan sejajar bahu atau telinga sambil mengucapkan takbir. Ini adalah rukun sholat yang pertama dan wajib dilakukan.
اللَّهُ أَكْبَرُ
Allahu Akbar
Allah Maha Besar.
Muttafaq 'alaih (Bukhari dan Muslim)
Doa iftitah
Setelah takbiratul ihram dan sebelum membaca Al-Fatiha, disunnahkan membaca doa iftitah (doa pembuka). Ada dua versi yang paling shahih dari Nabi SAW:
Versi 1 (lebih umum di mazhab Hanafi dan Hanbali)
اللَّهُمَّ بَاعِدْ بَيْنِي وَبَيْنَ خَطَايَايَ كَمَا بَاعَدْتَ بَيْنَ الْمَشْرِقِ وَالْمَغْرِبِ، اللَّهُمَّ نَقِّنِي مِنْ خَطَايَايَ كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، اللَّهُمَّ اغْسِلْنِي مِنْ خَطَايَايَ بِالثَّلْجِ وَالْمَاءِ وَالْبَرَدِ
Allahumma ba'id bayni wa bayna khatayaya kama ba'adta baynal masyriqi wal magribi. Allahumma naqqini min khatayaya kama yunaqqas tsawbul abyadu minad danasi. Allahummaghsilni min khatayaya bits tsalji wal ma'i wal baradi.
Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahan-kesalahanku sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dari kesalahan-kesalahanku sebagaimana pakaian putih dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, cucilah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan salju, air, dan embun.
HR Bukhari 744, Muslim 598
Versi 2 (umum di mazhab Syafi'i)
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، وَتَبَارَكَ اسْمُكَ، وَتَعَالَى جَدُّكَ، وَلَا إِلَهَ غَيْرُكَ
Subhanakallahumma wa bihamdika, wa tabarakasmuka, wa ta'ala jadduka, wa la ilaha ghairuk.
Maha Suci Engkau ya Allah, dan segala pujian bagi-Mu. Maha Berkah nama-Mu, Maha Tinggi keagungan-Mu, dan tidak ada Tuhan selain Engkau.
HR Abu Dawud 775, Tirmidzi 243, dishahihkan oleh Al-Albani
Surah Al-Fatiha
Al-Fatiha adalah rukun sholat yang paling penting setelah takbir. Nabi SAW bersabda: "Tidak sah sholat seseorang yang tidak membaca Al-Fatiha." (HR Bukhari 756, Muslim 394). Al-Fatiha wajib dibaca di setiap rakaat oleh imam dan makmum.
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ﴿١﴾ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ ﴿٢﴾ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ ﴿٣﴾ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ ﴿٤﴾ إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ ﴿٥﴾ اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ ﴿٦﴾ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ ﴿٧﴾
Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi rabbil 'alamin. Arrahmanirrahim. Maliki yawmiddin. Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in. Ihdinash shiratal mustaqim. Shiratal ladzina an'amta 'alayhim ghayril maghdubi 'alayhim wa lad dhallin.
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Yang menguasai hari pembalasan. Hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan. Tunjukkanlah kami jalan yang lurus. Yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan jalan mereka yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat.
QS Al-Fatiha 1:1-7
Setelah Al-Fatiha, ucapkan Amin dengan suara lirih (atau dikeraskan dalam sholat jahriyah menurut sebagian ulama). Kemudian baca surah atau beberapa ayat Al-Quran pada dua rakaat pertama.
Bacaan ruku
Saat ruku, badan dibungkukkan hingga punggung rata dengan kepala, tangan memegang lutut. Bacaan minimal tiga kali:
Bacaan utama ruku
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ
Subhana Rabbiyal 'Azhim
Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung.
HR Bukhari 756, Muslim 772
Variasi bacaan ruku (boleh ditambahkan)
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي
Subhanakallahumma Rabbana wa bihamdika, Allahummaghfir li.
Maha Suci Engkau ya Allah Tuhan kami, dan segala puji bagi-Mu. Ya Allah ampunilah aku.
HR Bukhari 817, Muslim 484. Nabi SAW memperbanyak bacaan ini di ruku dan sujud menjelang wafatnya.
Doa i'tidal (bangun dari ruku)
Saat bangkit dari ruku hingga berdiri tegak, ucapkan:
سَمِعَ اللَّهُ لِمَنْ حَمِدَهُ
Sami'allahu liman hamidah
Allah mendengar orang yang memuji-Nya.
HR Bukhari 755, Muslim 392
Setelah berdiri tegak (i'tidal), baca:
رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ، حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ
Rabbana wa lakal hamd, hamdan katsiran thayyiban mubarakan fihi.
Ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, pujian yang banyak, yang baik dan penuh berkah.
HR Bukhari 799. Versi singkat: "Rabbana lakal hamd" juga shahih (Bukhari 733).
Bacaan sujud
Sujud dilakukan dengan tujuh anggota tubuh menyentuh lantai: dahi beserta hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan kedua ujung jari kaki. Bacaan minimal tiga kali:
Bacaan utama sujud
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى
Subhana Rabbiyal A'la
Maha Suci Tuhanku Yang Maha Tinggi.
HR Abu Dawud 869, Ibnu Majah 887, dishahihkan Al-Albani
Variasi dan tambahan saat sujud
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي
Subhanakallahumma Rabbana wa bihamdika, Allahummaghfir li.
Maha Suci Engkau ya Allah Tuhan kami, dan segala puji bagi-Mu. Ya Allah ampunilah aku.
HR Bukhari 817, Muslim 484
Tip penting: Nabi SAW bersabda: "Posisi terdekat seorang hamba dengan Tuhannya adalah saat dia sujud, maka perbanyaklah doa." (HR Muslim 482). Manfaatkan sujud untuk berdoa dengan bahasa apa pun setelah bacaan wajib.
Doa antara dua sujud
Setelah sujud pertama, duduk sejenak (duduk iftirasy) dan baca doa berikut minimal satu kali:
رَبِّ اغْفِرْ لِي، رَبِّ اغْفِرْ لِي
Rabbighfirli, Rabbighfirli
Ya Tuhanku, ampunilah aku. Ya Tuhanku, ampunilah aku.
HR Abu Dawud 874, Ibnu Majah 897, dishahihkan Al-Albani
Versi lengkap doa antara dua sujud
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَارْحَمْنِي، وَاجْبُرْنِي، وَاهْدِنِي، وَعَافِنِي، وَارْزُقْنِي
Allahummaghfirli warhamni wajburni wahdiniya wa 'afini warzuqni.
Ya Allah, ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupkanlah kekuranganku, berikanlah aku petunjuk, berikanlah aku kesehatan, dan berikanlah aku rezeki.
HR Abu Dawud 850, Tirmidzi 284
Tasyahhud (tahiyyat)
Tasyahhud dibaca saat duduk di rakaat kedua (tasyahhud awal untuk sholat tiga atau empat rakaat) dan di rakaat terakhir (tasyahhud akhir). Ini adalah rukun sholat menurut mayoritas ulama untuk tasyahhud akhir.
التَّحِيَّاتُ لِلَّهِ وَالصَّلَوَاتُ وَالطَّيِّبَاتُ، السَّلَامُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ، السَّلَامُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ، أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ
Attahiyyatu lillahi wash shalawatu wath thayyibat. Assalamu 'alayka ayyuhan nabiyyu wa rahmatullahi wa barakatuh. Assalamu 'alayna wa 'ala 'ibadillahish shalihin. Asyhadu alla ilaha illallah wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuluh.
Segala penghormatan, sholat, dan kebaikan adalah milik Allah. Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan keberkahan-Nya terlimpah atasmu wahai Nabi. Semoga keselamatan terlimpah atas kami dan atas hamba-hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya.
HR Muslim 403, Bukhari 831
Saat mengucapkan "Asyhadu alla ilaha illallah", acungkan telunjuk tangan kanan sebagai isyarat tauhid hingga salam.
Shalawat Ibrahim
Setelah tasyahhud akhir, baca shalawat atas Nabi Ibrahim AS. Ini adalah sunnah muakkadah (sangat ditekankan) yang menurut sebagian ulama merupakan rukun sholat:
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ
Allahumma shalli 'ala Muhammadin wa 'ala ali Muhammadin kama shallayta 'ala Ibrahima wa 'ala ali Ibrahima innaka Hamidun Majid. Allahumma barik 'ala Muhammadin wa 'ala ali Muhammadin kama barakta 'ala Ibrahima wa 'ala ali Ibrahima innaka Hamidun Majid.
Ya Allah, limpahkanlah shalawat atas Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau melimpahkan shalawat atas Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia. Ya Allah, limpahkanlah berkah atas Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau melimpahkan berkah atas Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.
HR Bukhari 3370, Muslim 406
Doa qunut subuh
Doa qunut dibaca setelah i'tidal pada rakaat kedua sholat Subuh (menurut mazhab Syafi'i), sambil mengangkat kedua tangan setinggi dada:
اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
Allahummahdini fiman hadayta, wa 'afini fiman 'afayta, wa tawallani fiman tawallayta, wa barik li fima a'thayta, wa qini syarra ma qadhayta, fa innaka taqdhi wa la yuqdha 'alayk, wa innahu la yadzillu man walayta, wa la ya'izzu man 'adayta, tabarakta Rabbana wa ta'alayt.
Ya Allah, berikanlah aku petunjuk bersama orang-orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berikanlah aku kesehatan bersama orang-orang yang telah Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku bersama orang-orang yang telah Engkau pimpin. Berkahilah untukku apa yang Engkau berikan kepadaku. Peliharalah aku dari keburukan yang telah Engkau tetapkan. Sesungguhnya Engkau menetapkan dan tidak ada yang menetapkan atas-Mu. Sesungguhnya tidak akan hina orang yang Engkau pimpin dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Suci Engkau ya Tuhan kami dan Maha Tinggi.
HR Abu Dawud 1425, Tirmidzi 464, Nasai 1745. Diajarkan Nabi SAW kepada cucu beliau Hasan bin Ali RA.
Doa setelah tasyahhud sebelum salam
Setelah membaca shalawat Ibrahim, sangat dianjurkan berdoa sebelum salam. Nabi SAW mengajarkan beberapa doa penting:
Doa berlindung dari empat hal
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ
Allahumma inni a'udzu bika min 'adzabi jahannam, wa min 'adzabil qabr, wa min fitnatil mahya wal mamat, wa min syarri fitnatil masihid dajjal.
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab jahannam, dari azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari keburukan fitnah Dajjal.
HR Muslim 588. Nabi SAW memerintahkan agar doa ini selalu dibaca setelah tasyahhud.
Salam penutup
Sholat diakhiri dengan dua kali salam: menoleh ke kanan dan ke kiri sambil mengucapkan:
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ
Assalamu 'alaykum wa rahmatullah
Semoga keselamatan dan rahmat Allah terlimpah atas kamu.
HR Muslim 582, Abu Dawud 996
Jangan lewatkan sholat. Setelah salam, jangan terburu-buru pergi. Bacalah dzikir setelah sholat: Astaghfirullah tiga kali, Allahumma antas salam..., lalu tasbih 33x, tahmid 33x, dan takbir 33x, ditutup "La ilaha illallahu wahdahu la syarikalah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syay'in qadir." (HR Muslim 591).
Pertanyaan umum
Apakah doa iftitah wajib dibaca saat sholat?
Doa iftitah hukumnya sunnah, bukan wajib. Sholat tetap sah jika tidak dibaca. Namun sangat dianjurkan karena merupakan amalan Nabi SAW. Ada dua versi yang shahih: "Allahumma ba'id bayni..." (Bukhari 744) dan "Subhanakallahumma..." (Muslim 598). Keduanya boleh dibaca bergantian sesuai kebutuhan.
Berapa kali minimal membaca bacaan ruku dan sujud?
Bacaan ruku "Subhana Rabbiyal Azim" dan bacaan sujud "Subhana Rabbiyal A'la" minimal dibaca tiga kali. Ini adalah pendapat mayoritas ulama. Nabi SAW sendiri sering membacanya lebih dari tiga kali, terutama saat sholat malam (tahajjud). Semakin banyak dibaca, semakin sempurna sholat seseorang.
Apa bedanya tasyahhud awal dan tasyahhud akhir?
Tasyahhud awal dibaca pada rakaat kedua sholat yang jumlah rakaatnya tiga atau empat, duduknya iftirasy (kaki kiri diduduki, kaki kanan ditegakkan), dan tidak dilanjutkan dengan shalawat Ibrahim. Tasyahhud akhir dibaca di rakaat terakhir setiap sholat, duduknya tawarruk untuk sholat tiga atau empat rakaat, dan dilanjutkan dengan shalawat Ibrahim dan doa sebelum salam.
Apakah qunut subuh wajib dibaca?
Hukum qunut subuh adalah khilaf di antara para ulama. Mazhab Syafi'i menganggap qunut subuh sunnah ab'adh yang jika ditinggalkan disunnahkan sujud sahwi. Mazhab Hanafi, Maliki, dan Hanbali tidak mensunnahkannya secara rutin. Karena itu, ikuti mazhab yang Anda anut atau tanyakan kepada ulama terpercaya di lingkungan Anda.
Doa apa saja yang bisa dibaca sebelum salam?
Ada beberapa doa yang dianjurkan sebelum salam: memohon perlindungan dari empat hal (azab jahannam, azab kubur, fitnah kehidupan dan kematian, fitnah Dajjal) sebagaimana diajarkan Nabi SAW dalam Muslim 588. Bisa juga ditambah doa lain seperti memohon kebaikan dunia dan akhirat. Ruang sebelum salam adalah kesempatan emas untuk berdoa dengan doa apa pun yang diinginkan selain doa-doa yang sudah diajarkan Nabi SAW.
FivePrayer membantu Anda menjaga sholat lima waktu.
Pengingat waktu sholat yang akurat berdasarkan lokasi Anda, arah kiblat, dan kumpulan doa untuk dibaca setelah sholat. Gratis di iOS, Android, dan Chrome.