Fakta cepat nama bayi Islami:

Nama terbaik: Abdullah dan Abdurrahman (HR Muslim 2132)
Waktu pemberian nama: hari kelahiran atau hari ketujuh, keduanya sah
Hari ketujuh: pemberian nama, cukur rambut, dan Aqiqah sering dilakukan bersama
Hindari: nama sesembahan palsu, arti sombong, dan "Abd" + selain nama Allah
Bahasa: yang penting artinya, bukan apakah berbahasa Arab

Ketika seorang anak lahir, salah satu keputusan pertama yang diambil orang tua Muslim adalah nama. Ini bukan pilihan kecil. Sebuah nama diucapkan ribuan kali sepanjang hidup, tertulis di setiap dokumen, dan dipanggil pada hari kebangkitan. Nabi Muhammad ﷺ bersabda: "Kalian akan dipanggil pada hari kiamat dengan nama kalian dan nama ayah kalian, maka perbaguslah nama kalian." (HR Abu Dawud 4948). Panduan ini menghimpun hukum penamaan dalam Islam, sunnah-sunnah seputar bayi yang baru lahir, dan dua daftar panjang: 80 nama untuk anak laki-laki dan 80 nama untuk anak perempuan, masing-masing dengan tulisan Arab, transliterasi, dan artinya.

Tips: Begitu si kecil lahir, FivePrayer membantu Anda menjaga lima sholat tetap stabil di bulan-bulan sibuk merawat bayi, dengan adzan lembut dan jadwal sholat akurat. Gratis, tanpa iklan.

Mengapa nama penting dalam Islam

Dalam Islam, memberi nama anak adalah hak sekaligus tanggung jawab orang tua, terutama ayah. Riwayat dalam Sahih al-Bukhari (6193) mencatat bahwa ketika seorang sahabat membawa bayi laki-lakinya kepada Nabi ﷺ, beliau memberinya nama Abdullah dan mentahniknya. Sang ayah tidak keberatan, karena memilih nama adalah peran orang tua, dan meminta keberkahan orang saleh untuk menamai atau mendoakan anak adalah hal yang dianjurkan.

Sebuah nama membentuk cara anak memandang dirinya dan cara orang lain memandangnya. Anak yang dinamai seperti seorang nabi akan mendengar kisah itu berulang. Anak yang dinamai dengan kata yang berarti rahmat, cahaya, atau kesabaran membawa pengingat kecil setiap hari tentang sifat yang patut ia tumbuhkan. Nabi ﷺ memahami hal ini, itulah sebabnya beliau mengubah nama-nama yang membawa arti berat atau tidak menyenangkan. Beliau pernah bertemu wanita bernama Aasiyah, yang berarti "yang durhaka", dan menggantinya menjadi Jamilah, "yang cantik" (HR Muslim 2139). Beliau mengubah nama seorang lelaki dari Harb ("perang") menjadi nama yang lebih lembut.

Jadi pendekatan Islam terhadap penamaan bukan soal tren atau bunyi semata. Ini soal makna. Nama yang baik adalah nama yang:

  • Mengandung arti yang baik, menyenangkan, atau mulia.
  • Tidak memuat sesuatu yang ofensif, sombong, atau palsu.
  • Tidak mengandung penyembahan atau penghambaan kepada selain Allah.
  • Mudah dibawa anak di tengah masyarakatnya.

Nama-nama terbaik

Nabi ﷺ memberi arahan jelas tentang nama yang paling dicintai. Beliau bersabda: "Nama yang paling dicintai Allah adalah Abdullah dan Abdurrahman." (HR Muslim 2132). Keduanya menyatakan inti keimanan: seorang mukmin adalah hamba (abd) Allah, dan Abdurrahman menamai penghambaan itu kepada Yang Maha Pengasih.

Prinsip ini meluas ke seluruh keluarga nama "Abd", di mana "Abd" disambungkan dengan salah satu dari sembilan puluh sembilan nama Allah: Abdul Aziz (hamba Yang Maha Perkasa), Abdul Karim (hamba Yang Maha Pemurah), Abdul Hakim (hamba Yang Maha Bijaksana), dan seterusnya. Semuanya nama yang sangat baik karena menyandarkan penghambaan kepada Allah semata.

Selain nama "Abd", para ulama sejak lama menganjurkan tiga kategori lainnya:

  • Nama para nabi. Nabi ﷺ bersabda: "Berilah nama dengan nama para nabi." (HR Abu Dawud 4950). Beliau menamai putranya sendiri Ibrahim setelah Nabi Ibrahim.
  • Nama orang-orang saleh, terutama para sahabat dan keluarga Nabi ﷺ. Menamai anak Abu Bakar, Umar, Aisyah, atau Fatimah menghubungkannya dengan tokoh berakhlak terkenal.
  • Setiap nama dengan arti baik, seperti kata-kata untuk iman (Iman), cahaya (Nur), atau petunjuk (Huda).

Nama yang harus dihindari

Sebagaimana sebagian nama dianjurkan, sebagian lain dilarang atau dibenci. Arahan ini sebagian datang dari hadits dalam Sunan Abi Dawud (4956), yang meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ membenci nama-nama tertentu dan menggantinya. Dari nash dan penjelasan ulama, kategori yang harus dihindari adalah:

KategoriAlasan dihindariContoh
Nama sesembahan palsuMengaitkan anak dengan penyembahan selain AllahNama berhala pra-Islam
"Abd" + nama selain AllahPenghambaan hanya milik AllahAbdul Ka'bah, Abdun Nabi, Abdur Rasul
Nama yang mengklaim gelar khusus AllahTak seorang pun boleh dinamai dengan yang khusus milik AllahMalikul Amlak ("Raja segala raja")
Arti yang sombong atau membanggakan diriNama menanamkan kesombongan sejak lahirNama berarti "yang paling unggul"
Arti yang buruk atau kasarNabi ﷺ mengubah nama semacam iniHarb ("perang"), Aasiyah ("durhaka")

Nabi ﷺ sangat tegas terhadap Malikul Amlak khususnya. Beliau bersabda: "Nama yang paling dibenci di sisi Allah adalah seseorang yang menamai dirinya Raja segala raja." (HR Bukhari 6205; Muslim 2143). Nama para nabi dan orang saleh tak pernah membawa risiko ini, satu alasan lagi mengapa nama-nama itu tetap pilihan paling aman dan paling dicintai.

80 nama laki-laki beserta arti

Daftar berikut menghimpun delapan puluh nama untuk anak laki-laki. Diawali dengan nama Nabi ﷺ, lalu para nabi yang disebut dalam Al-Qur'an, kemudian para sahabat besar, dan ditutup dengan nama lain yang berarti baik. Setiap baris memuat tulisan Arab, transliterasi yang jelas, dan artinya.

ArabTransliterasiArti
مُحَمَّدMuhammadYang terpuji; Nabi terakhir ﷺ
أَحْمَدAhmadPaling terpuji; nama lain Nabi ﷺ
عَبْد ٱللَّٰهAbdullahHamba Allah; nama yang paling dicintai
عَبْد ٱلرَّحْمَٰنAbdurrahmanHamba Yang Maha Pengasih
عَلِيّAliTinggi, mulia; khalifah keempat
عُمَرUmarPanjang umur, berkembang; khalifah kedua
عُثْمَانUtsmanAnak ular; khalifah ketiga
أَبُو بَكْرAbu BakarKhalifah pertama dan sahabat terdekat Nabi ﷺ
حَمْزَةHamzahSinga; paman Nabi, "singa Allah"
يُوسُفYusufNabi Yusuf; lambang ketampanan dan kesabaran
إِبْرَاهِيمIbrahimNabi Ibrahim; kekasih Allah
إِسْمَاعِيلIsmailNabi Ismail; "Allah telah mendengar"
إِسْحَاقIshaqNabi Ishaq; "ia tertawa"
يَعْقُوبYaqubNabi Yaqub
مُوسَىٰMusaNabi Musa; yang diajak bicara langsung oleh Allah
عِيسَىٰIsaNabi Isa; kalimat dari Allah
دَاوُودDawudNabi Dawud; "yang dicintai"
سُلَيْمَانSulaimanNabi Sulaiman; "yang damai"
إِدْرِيسIdrisNabi Idris; berkaitan dengan ilmu dan belajar
نُوحNuhNabi Nuh; salah satu nabi ulul azmi
هَارُونHarunNabi Harun; saudara Nabi Musa
أَيُّوبAyyubNabi Ayyub; teladan kesabaran
آدَمAdamNabi Adam; manusia pertama
زَكَرِيَّاZakariyaNabi Zakariya; "Allah mengingat"
يَحْيَىٰYahyaNabi Yahya; "ia hidup"
لُقْمَانLuqmanSosok bijak yang disebut dalam Al-Qur'an
هُودHudNabi Hud, diutus kepada kaum Aad
صَالِحSalihNabi Salih; "yang saleh, lurus"
شُعَيْبSyu'aibNabi Syu'aib, diutus kepada penduduk Madyan
ذُو ٱلْكِفْلDzulkifliSeorang nabi yang dipuji kesabarannya dalam Al-Qur'an
إِلْيَاسIlyasNabi Ilyas
يُونُسYunusNabi Yunus; sahabat ikan paus
خَالِدKhalidAbadi, kekal; panglima besar Khalid bin al-Walid
سَلْمَانSalmanSelamat, aman; Salman al-Farisi, sang sahabat
زَيْدZaidPertumbuhan, kelimpahan; sahabat Zaid bin Haritsah
بِلَالBilalKesegaran; muazin pertama dalam Islam
حَسَنHasanIndah, baik; cucu Nabi ﷺ
حُسَيْنHusainIndah (bentuk kecil); cucu Nabi ﷺ
أَنَسAnasKeramahan, kasih sayang; sahabat Anas bin Malik
فَيْصَلFaisalHakim yang tegas; pemisah benar dari salah
عِمْرَانImranKemakmuran; ayah dari keluarga Maryam dalam Al-Qur'an
سَيْفSaifPedang
طَلْحَةThalhahSejenis pohon; salah satu yang dijanjikan surga
ٱلزُّبَيْرZubairKuat, teguh; sahabat az-Zubair bin al-Awwam
سَعْدSa'dKebahagiaan, keberuntungan; Sa'd bin Abi Waqqas
مُعَاذMu'adzYang terlindungi; Mu'adz bin Jabal, sang sahabat
طَارِقThariqYang datang malam; bintang fajar; kata dalam Al-Qur'an
عَمَّارAmmarYang membangun, panjang umur; Ammar bin Yasir
صُهَيْبSuhaibBerkulit kemerahan; Suhaib ar-Rumi, sang sahabat
رَاشِدRasyidYang lurus, dewasa dalam pertimbangan
عَبْد ٱلْعَزِيزAbdul AzizHamba Yang Maha Perkasa
عَبْد ٱلْكَرِيمAbdul KarimHamba Yang Maha Pemurah
عَبْد ٱلْحَكِيمAbdul HakimHamba Yang Maha Bijaksana
عَبْد ٱلْمَالِكAbdul MalikHamba Sang Raja Penguasa
عَبْد ٱلْقَادِرAbdul QadirHamba Yang Maha Kuasa
عَبْد ٱلْغَفُورAbdul GhafurHamba Yang Maha Pengampun
عَبْد ٱلسَّلَامAbdus SalamHamba Sumber Kedamaian
أُسَامَةUsamahSinga; Usamah bin Zaid, panglima muda
عَبَّاسAbbasTegas, bagai singa; paman Nabi, al-Abbas
جَعْفَرJa'farAnak sungai; Ja'far bin Abi Talib, "yang bersayap dua"
عَقِيلAqilYang berakal sehat dan cerdas
حَارِثHaritsYang bercocok tanam, pemberi nafkah
عَمْروAmrPanjang umur; sahabat Amr bin al-Aas
مُصْعَبMush'abKuda yang cepat dan kuat; Mush'ab bin Umair
قَيْسQaisTeguh, terukur
ثَابِتTsabitYang kokoh, berakar kuat
حَكِيمHakimBijaksana
كَرِيمKarimPemurah, mulia
أَمِينAminYang terpercaya, jujur; gelar Nabi ﷺ
زَيْنZainKeindahan, perhiasan
نَبِيلNabilMulia, berakhlak tinggi
يَاسِرYasirKemudahan, kemakmuran; Yasir, sahabat awal
سُفْيَانSufyanYang berjalan cepat
عَدْنَانAdnanYang menetap; leluhur bangsa Arab
هَاشِمHasyimYang memecah roti untuk orang lain; buyut Nabi ﷺ
سَامِيSamiYang tinggi, luhur
وَلِيدWalidBayi yang baru lahir
عَبْد ٱلْوَهَّابAbdul WahhabHamba Sang Pemberi karunia
مُنِيرMunirYang bercahaya, memberi terang
تَمِيمTamimKuat, lengkap, sempurna

80 nama perempuan beserta arti

Daftar berikutnya menghimpun delapan puluh nama untuk anak perempuan. Diawali dengan para istri Nabi ﷺ dan wanita keluarga beliau, mencakup wanita saleh yang disebut dalam Al-Qur'an, lalu dilanjutkan nama lain yang berarti indah.

ArabTransliterasiArti
عَائِشَةAisyahYang hidup, makmur; istri Nabi ﷺ
فَاطِمَةFatimahYang menyapih; putri tercinta Nabi ﷺ
خَدِيجَةKhadijahYang lahir lebih awal; istri pertama Nabi ﷺ
مَرْيَمMaryamMaryam, ibunda Isa; wanita pilihan dalam Al-Qur'an
زَيْنَبZainabPohon berbunga harum; putri Nabi ﷺ
رُقَيَّةRuqayyahYang lembut, naik tinggi; putri Nabi ﷺ
أُمّ كُلْثُومUmmu KultsumYang berpipi penuh; putri Nabi ﷺ
حَفْصَةHafsahSinga betina muda; istri Nabi ﷺ
أَسْمَاءAsmaTinggi, mulia; Asma binti Abi Bakar, "pemilik dua ikat pinggang"
صَفِيَّةSafiyyahYang murni, sahabat pilihan; istri Nabi ﷺ
سَوْدَةSaudahIstri Nabi ﷺ
مَيْمُونَةMaimunahYang diberkahi, beruntung; istri Nabi ﷺ
جُوَيْرِيَةJuwairiyahGadis kecil; istri Nabi ﷺ
أُمّ سَلَمَةUmmu SalamahIbu Salamah; istri Nabi ﷺ
سَلْمَىٰSalmaYang selamat, damai
سُمَيَّةSumayyahYang tinggi, luhur; syahidah pertama dalam Islam
هَاجَرHajarIstri Nabi Ibrahim dan ibunda Ismail
سَارَةSarahYang murni, riang; istri Nabi Ibrahim
آمِنَةAminahYang terpercaya, aman; ibunda Nabi ﷺ
حَلِيمَةHalimahYang lembut, sabar; ibu susu Nabi ﷺ
آسِيَةAsiyahIstri Firaun yang beriman; salah satu wanita terbaik
إِيمَانImanKeimanan, kepercayaan
هَنَاءHanaKebahagiaan, ketenteraman
يَاسْمِينYasminBunga melati
نَادِيَةNadiaYang memanggil, lembut
هَادِيَةHadiyahPenunjuk kebaikan; sebuah hadiah
آيَةAyahTanda kebesaran Allah; ayat Al-Qur'an
سُكَيْنَةSukainahKetenangan, kedamaian
رَابِعَةRabiahMusim semi, yang keempat; Rabiah al-Adawiyah, sang ahli ibadah
نَوَالNawalPemberian, anugerah
بُشْرَىٰBusyraKabar gembira, berita baik
سُنْدُسSundusSutra halus berwarna hijau dari surga
نُورNurCahaya
هُدَىٰHudaPetunjuk yang lurus
كَرِيمَةKarimahPemurah, mulia
لَطِيفَةLathifahLembut, baik, halus
نَجْوَىٰNajwaBisikan rahasia, doa yang akrab
لَيْلَىٰLailaMalam; yang lahir di malam hari
رَحْمَةRahmahRahmat, kasih sayang
بَرَكَةBarakahKeberkahan; nama pengasuh Nabi, Ummu Aiman
أُمَامَةUmamahCucu yang digendong Nabi ﷺ saat sholat
زَكِيَّةZakiyyahYang suci, saleh
تَقِيَّةTaqiyyahYang bertakwa, taat
أَمَلAmalHarapan
سَعَادَةSa'adahKebahagiaan
وِدَادWidadCinta, kasih sayang
رَحِيمَةRahimahYang penyayang, pengasih
سَلِيمَةSalimahYang selamat, sehat, bebas cacat
جَمِيلَةJamilahYang cantik
حَبِيبَةHabibahYang dicintai; Ummu Habibah, istri Nabi ﷺ
رَيْحَانَةRaihanahTumbuhan harum, wangi
نَعِيمَةNa'imahKenyamanan, kemudahan, kenikmatan
وَفَاءWafaKesetiaan, kejujuran
سَامِيَةSamiyahYang tinggi, mulia
عَالِيَةAliyahTinggi, luhur, mulia
رَزِينَةRazinahTenang, berwibawa
عَفَافAfafKesucian, kehormatan, rasa malu
إِحْسَانIhsanKebaikan, berbuat baik dengan tulus
بَسْمَةBasmahSenyuman
فَرِيدَةFaridahYang unik, permata berharga
حُسْنَىٰHusnaYang paling indah dan baik
صَابِرَةSabirahYang sabar, tabah
شَاكِرَةSyakirahYang bersyukur, berterima kasih
مُنِيرَةMunirahYang bercahaya, bersinar
زَهْرَةZahrahBunga, kuntum; gelar Fatimah, "az-Zahra"
وَرْدَةWardahMawar
دُعَاءDu'aPermohonan, doa
تَسْنِيمTasnimMata air di surga
كَوْثَرKautsarKelimpahan; sungai di surga
سَلْسَبِيلSalsabilMata air yang mengalir di surga
هِبَةHibahSebuah hadiah
نِعْمَةNi'mahSebuah nikmat, sebuah karunia
رَغْدRaghadKehidupan yang nyaman dan berlimpah
مَهَاMahaRusa liar; lambang keanggunan
لُبْنَىٰLubnaSejenis pohon
نَجِيبَةNajibahYang berketurunan mulia, terpandang
شَيْمَاءSyaimaYang bertanda kecantikan; saudara susu Nabi ﷺ
غُفْرَانGhufranAmpunan, maaf
إِسْرَاءIsraaPerjalanan malam Nabi ﷺ

Dua catatan tentang daftar ini. Pertama, beberapa nama cocok untuk laki-laki maupun perempuan dalam bentuk berbeda, seperti Karim dan Karimah, atau Sami dan Samiyah. Kedua, beberapa nama membawa arti surah Al-Qur'an atau tempat di surga, seperti Kautsar dan Tasnim, yang menjadikannya indah sekaligus mudah dijelaskan kepada anak yang sedang tumbuh.

Pemberian nama hari ketujuh

Setelah nama dipilih, kapan ia diberikan? Sunnah menyajikan lebih dari satu waktu yang sah, dan orang tua tak perlu merasa terkekang.

Pada hari kelahiran. Nabi ﷺ sendiri menamai putranya pada hari ia lahir. Anas bin Malik meriwayatkan beliau bersabda: "Malam ini lahir seorang anak laki-laki bagiku, dan aku menamainya dengan nama ayahku Ibrahim." (HR Muslim 2315). Jadi menamai anak segera, bahkan dalam beberapa jam setelah kelahiran, adalah hal yang kokoh ketetapannya.

Pada hari ketujuh. Riwayat kedua mengaitkan pemberian nama dengan hari ketujuh, bersama dua amalan lain. Samurah bin Jundub meriwayatkan Nabi ﷺ bersabda: "Setiap anak tergadai dengan Aqiqahnya, yang disembelih untuknya pada hari ketujuh, dan ia dicukur serta diberi nama." (HR Abu Dawud 2838; Tirmidzi 1522). Dan dalam Sahih al-Bukhari (5470), pemberian nama cucu Nabi tercatat dekat dengan kelahiran dengan tahnik yang dilakukan.

Para ulama menyelaraskan riwayat-riwayat ini dengan menyatakan bahwa pemberian nama boleh sejak hari kelahiran hingga hari ketujuh, dan masih ada kelonggaran setelahnya jika diperlukan. Dalam praktiknya, banyak keluarga memilih hari ketujuh agar tiga amalan sunnah terjadi bersama dalam satu acara:

  • Anak diberi nama.
  • Rambut anak dicukur, dan dianjurkan menyedekahkan perak seberat rambut tersebut.
  • Aqiqah ditunaikan.

Jika hari ketujuh tidak memungkinkan, menamai lebih awal atau mengadakan Aqiqah agak belakangan tidak membatalkan apa pun. Sunnah di sini luas, dan niat memuliakan amalan inilah yang bernilai.

Tahnik dan Aqiqah

Dua amalan sunnah lain mengiringi kedatangan bayi yang baru lahir, dan keduanya berkaitan erat dengan pemberian nama.

Tahnik

Tahnik adalah amalan melembutkan kurma, sering dengan mengunyahnya, lalu mengoleskan sedikit ke langit-langit mulut bayi yang baru lahir. Nabi ﷺ melakukannya untuk banyak bayi yang dibawa kepadanya. Dalam Sahih al-Bukhari (5470), Asma binti Abi Bakar membawa bayi laki-lakinya Abdullah bin az-Zubair kepada Nabi ﷺ, lalu beliau mengunyah kurma, memasukkannya ke mulut bayi, dan mendoakannya. Hal sama diriwayatkan untuk bayi-bayi sahabat lain.

Jika kurma tidak tersedia, sesuatu yang manis serupa boleh dipakai. Dianjurkan orang yang bertakwa melakukan tahnik dan mendoakan anak, sebab kaum Muslimin awal mencari keberkahan dalam doa orang saleh, walau orang tua atau kerabat mukmin mana pun boleh melakukannya.

Aqiqah

Aqiqah adalah sembelihan yang ditunaikan sebagai syukur atas karunia anak. Praktik standarnya, diambil dari hadits, adalah dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan. Aisyah meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ memerintahkan dua ekor kambing yang sepadan untuk anak laki-laki dan satu untuk anak perempuan (HR Tirmidzi 1513). Dagingnya dimasak dan dibagikan, dimakan keluarga, diberikan kepada kerabat dan tetangga, serta diberikan kepada fakir miskin.

Aqiqah, cukur rambut, dan pemberian nama bersama-sama membentuk perayaan kecil sebuah kehidupan baru dan pernyataan terbuka tentang kedudukan anak di tengah masyarakat. Bagi keluarga yang ingin gambaran utuh tentang waktu, hewan, dan pembagian, panduan Aqiqah kami membahas tiap langkahnya.

Cara memilih dengan baik

Dengan dua daftar panjang di hadapan Anda, pilihan tetap bisa terasa berat. Beberapa pikiran praktis dapat membantu.

  • Utamakan arti. Ucapkan artinya dengan suara keras. Jika itu sesuatu yang Anda senang panggilkan kepada anak setiap hari, ia kandidat yang kuat.
  • Pikirkan seluruh kehidupan. Nama mengikuti seseorang dari taman bermain hingga usia senja. Pilih yang cocok untuk anak, remaja, dan orang dewasa.
  • Periksa nama lengkap. Nama panggilan berdampingan dengan nama keluarga. Ucapkan bersama untuk memastikan keduanya mengalir.
  • Muliakan para nabi dan orang saleh. Menamai anak seperti seorang nabi atau sahabat memberinya kisah dan teladan, yang merupakan bentuk pendidikan yang tenang.
  • Hindari tanda-tanda peringatan. Pastikan nama tidak membawa syirik, kesombongan, atau makna buruk.
  • Berdoalah. Mintalah kepada Allah agar nama itu menjadi sumber kebaikan bagi anak dan agar Dia memberkahinya dengan akhlak yang sepadan.

Sebuah nama adalah kata pertama dari kisah yang panjang. Memilihnya dengan cermat, berpijak pada makna dan sunnah, adalah salah satu wujud kasih pertama yang ditawarkan orang tua. Semoga Allah menganugerahkan setiap orang tua Muslim anak-anak yang saleh dan sehat, dan menjadikan nama mereka penghibur di dunia dan cahaya pada Hari mereka dipanggil.

Pertanyaan umum

Apa nama terbaik dalam Islam?

Nabi ﷺ bersabda nama yang paling dicintai Allah adalah Abdullah dan Abdurrahman (HR Muslim 2132). Setelah itu, nama para nabi, nama sahabat yang saleh, dan setiap nama berarti baik semuanya dianjurkan.

Kapan bayi Muslim diberi nama?

Hari kelahiran maupun hari ketujuh sama-sama sah. Nabi ﷺ menamai putranya Ibrahim pada hari kelahiran (HR Muslim 2315), dan hari ketujuh disebut bersama Aqiqah dan cukur (HR Abu Dawud 2838). Banyak keluarga memilih hari ketujuh agar ketiga amalan terjadi bersama.

Nama apa yang dilarang dalam Islam?

Nama sesembahan palsu, "Abd" disambung dengan selain nama Allah (seperti Abdun Nabi), nama yang mengklaim gelar khusus Allah seperti "Raja segala raja", dan nama dengan arti sombong atau buruk. Nabi ﷺ mengubah nama semacam itu menjadi lebih baik (HR Abu Dawud 4956).

Apakah nama Islami harus berbahasa Arab?

Tidak. Nama dari bahasa apa pun boleh jika artinya baik dan tak mengandung syirik atau makna buruk. Nama Arab populer karena kaitannya dengan Al-Qur'an dan para sahabat, tetapi hukumnya tentang arti, bukan bahasa.

Apa itu tahnik?

Tahnik adalah sunnah melembutkan kurma lalu mengoleskan sedikit ke langit-langit mulut bayi yang baru lahir. Nabi ﷺ melakukannya untuk bayi yang dibawa kepadanya dan mendoakan mereka (HR Bukhari 5470).

Untuk bulan-bulan merawat bayi dan seterusnya

FivePrayer: jaga sholat Anda tetap stabil di setiap musim.

Jadwal sholat akurat, adzan lembut, dan kunci layar tenang yang menjaga perhatian Anda selama beberapa menit sholat. Gratis di iOS, Android, dan Chrome.

Unduh diApp Store
Dapatkan diGoogle Play
Juga diChrome