Ringkasan sepuluh hari pertama Dzulhijjah:

Dasar: QS Al-Fajr 89:1-2 dan Sahih Bukhari 969
Amalan utama: puasa 1-9, puasa Arafah, takbir, tahmid, tasbih
Puasa Arafah (9 Dzulhijjah): menghapus dosa dua tahun
Larangan: potong rambut dan kuku bagi yang berqurban
Qurban: disembelih setelah shalat Idul Adha
Idul Adha: 10 Dzulhijjah, hari raya terbesar Islam

Allah berfirman di awal Surah Al-Fajr, "Demi fajar, dan demi malam yang sepuluh" (QS Al-Fajr 89:1-2). Para ulama tafsir besar seperti Ibnu Katsir dan Ibnu Abbas sepakat bahwa "sepuluh malam" yang Allah bersumpah atasnya adalah sepuluh malam pertama bulan Dzulhijjah. Ketika Allah bersumpah atas sesuatu, itu menunjukkan kemuliaan yang sangat tinggi dari sesuatu itu. Bersumpah atas matahari, bulan, siang, malam, jiwa, dan sepuluh malam ini, Allah menegaskan bahwa waktu-waktu itu memiliki kedudukan istimewa di sisi-Nya.

Tips: FivePrayer membantu Anda menjaga jadwal shalat tepat waktu setiap hari, termasuk di hari-hari mulia Dzulhijjah. Pastikan shalat lima waktu Anda tidak terlewat di hari-hari terbaik ini.

Mengapa hari terbaik setahun?

Nabi Muhammad ﷺ bersabda dengan tegas, "Tidak ada hari-hari yang amal shalih di dalamnya lebih dicintai Allah daripada sepuluh hari ini." Para sahabat bertanya, "Tidak juga jihad di jalan Allah?" Beliau menjawab, "Tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali seseorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya lalu tidak kembali dengan membawa apa pun" (Sahih al-Bukhari 969). Perbandingan dengan jihad di sini menunjukkan betapa tingginya kedudukan amalan di sepuluh hari ini, karena jihad adalah puncak ibadah dalam Islam.

Apa yang membuat hari-hari ini begitu mulia? Para ulama menyebutkan beberapa sebab. Pertama, Allah sendiri bersumpah atas hari-hari ini, sebagaimana disebutkan dalam Surah Al-Fajr. Kedua, hari-hari ini mengumpulkan seluruh rukun Islam secara bersamaan: syahadat yang selalu ada, shalat yang terus dikerjakan, puasa yang dianjurkan, zakat dan sedekah yang ditunaikan, dan haji yang sedang dilaksanakan oleh jutaan Muslim di Makkah. Ketiga, di dalamnya ada Hari Arafah yang merupakan inti ibadah haji dan hari penghapusan dosa terbesar dalam kalender Islam.

Allah juga menyebut hari-hari ini dalam konteks ibadah haji, "Agar mereka menyaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan agar mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan" (QS Al-Hajj 22:28). Para ulama menjelaskan bahwa "hari-hari yang telah ditentukan" merujuk pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Dan dalam ayat lain Allah berfirman, "Berdzikirlah kepada Allah pada hari-hari yang telah dihitung" (QS Al-Baqarah 2:203), yang juga ditafsirkan sebagai hari-hari Dzulhijjah.

Puasa tanggal 1 hingga 9

Dianjurkan berpuasa pada hari-hari pertama Dzulhijjah, terutama tanggal satu hingga sembilan. Istri Nabi ﷺ, Hafshah (RA), meriwayatkan bahwa Nabi ﷺ tidak pernah meninggalkan puasa di empat hal: puasa Asyura, puasa sembilan hari awal Dzulhijjah, puasa tiga hari setiap bulan, dan dua rakaat shalat sunnah sebelum Subuh (Sunan Abu Dawud 2437). Ini menunjukkan bahwa puasa di awal Dzulhijjah adalah bagian dari kebiasaan tetap Nabi ﷺ.

Jika tidak mampu berpuasa seluruh sembilan hari, fokuslah pada beberapa hari saja, terutama tanggal sembilan yang merupakan hari Arafah. Puasa yang dilakukan pada hari-hari ini di luar Arafah pun tetap memiliki keutamaan tersendiri karena jatuh di hari-hari yang dicintai Allah. Setiap hari puasa di Dzulhijjah adalah hari yang amal shalih di dalamnya paling dicintai Allah.

Puasa Arafah: keutamaan luar biasa

Di antara semua hari dalam sepuluh hari pertama Dzulhijjah, hari Arafah (9 Dzulhijjah) memiliki kedudukan yang paling tinggi bagi yang tidak sedang berhaji. Nabi ﷺ bersabda tentang puasa hari Arafah, "Ia menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang" (Sahih Muslim 1162). Janji penghapusan dosa dua tahun sekaligus dari satu hari puasa adalah salah satu keutamaan paling besar yang disebutkan dalam hadis sahih untuk ibadah sukarela.

Perlu dicatat bahwa puasa Arafah ini khusus bagi yang tidak sedang berhaji. Bagi yang sedang menjalani wukuf di Padang Arafah, Nabi ﷺ tidak menganjurkan berpuasa karena mereka membutuhkan kekuatan untuk berdoa, berdzikir, dan beribadah di momen puncak haji itu. Ibadah haji itu sendiri sudah mengandung keutamaan yang jauh melampaui puasa Arafah.

Hari Arafah juga merupakan hari yang Allah banggakan kepada para malaikat tentang hamba-hamba-Nya yang sedang berkumpul di Arafah. Nabi ﷺ bersabda bahwa tidak ada hari di mana Allah membebaskan lebih banyak hamba dari api neraka daripada hari Arafah. Allah turun mendekati hamba-hamba-Nya dan membanggakan mereka di hadapan para malaikat, bertanya: apa yang mereka inginkan? Ini adalah hari rahmat yang luar biasa dari Allah kepada umat Muhammad ﷺ.

Dzikir dan takbir

Salah satu amalan paling utama di sepuluh hari pertama Dzulhijjah adalah memperbanyak dzikir kepada Allah: takbir, tahmid, tahlil, dan tasbih. Imam Bukhari meriwayatkan bahwa Abdullah bin Umar dan Abu Hurairah (RA) pernah keluar ke pasar pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah dan bertakbir dengan suara keras, dan orang-orang di pasar pun ikut bertakbir. Ini menunjukkan bahwa takbir di hari-hari ini bukan hanya amalan pribadi tetapi juga syiar yang disunnahkan secara terbuka.

Dzikir yang dianjurkan adalah: Allahu Akbar, Allahu Akbar, La ilaha illallah, Allahu Akbar, Allahu Akbar wa lillahil hamd, "Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, tidak ada tuhan selain Allah, Allah Mahabesar, Allah Mahabesar, dan segala puji hanya bagi Allah." Takbir ini dikenal sebagai takbir mutlak yang dianjurkan sepanjang hari dan malam, dan takbir muqayyad yang dibaca setelah setiap shalat fardhu mulai dari shalat Subuh hari Arafah (9 Dzulhijjah) hingga Ashar tanggal 13 Dzulhijjah bagi yang tidak sedang berhaji.

Di samping takbir, perbanyaklah membaca Al-Quran, istighfar, shalawat atas Nabi ﷺ, dan doa-doa kebaikan di dunia dan akhirat. Hari-hari ini adalah musim kebaikan yang Allah buka pintunya lebar-lebar, dan seorang Muslim yang cerdas adalah yang tidak menyia-nyiakan kesempatan itu.

Larangan potong rambut dan kuku

Bagi yang berniat berqurban, Nabi ﷺ bersabda, "Apabila kalian melihat hilal Dzulhijjah dan salah seorang dari kalian ingin berqurban, hendaklah ia menahan diri dari memotong rambut dan kukunya" (Sahih Muslim 1977). Larangan ini berlaku sejak masuknya bulan Dzulhijjah hingga hewan qurban disembelih.

Hikmah di balik larangan ini adalah menyerupai orang yang sedang berhaji dan berihram. Orang yang berihram dilarang memotong rambut dan kuku sebagai bagian dari kesucian ihram. Dengan larangan yang serupa bagi yang berqurban, seseorang yang tidak bisa berhaji pun merasakan sebagian dari suasana haji dan berbagi kemuliaan hari-hari itu bersama para hujaj di Makkah.

Para ulama berbeda pendapat mengenai hukum larangan ini: sebagian mengatakan haram, sebagian lagi mengatakan makruh. Yang tidak berniat berqurban tidak terkena larangan ini sama sekali. Bagi yang sudah terlanjur memotong sebelum mengetahui hukumnya atau tanpa sengaja, ia tidak berdosa dan cukup beristighfar.

Qurban

Qurban adalah penyembelihan hewan ternak pada hari Idul Adha dan hari-hari tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah) sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah, mengikuti sunnah Nabi Ibrahim (AS) yang diperintahkan menyembelih putranya Ismail (AS) lalu Allah menggantinya dengan domba dari surga.

Hukum qurban adalah sunnah muakkadah bagi yang mampu menurut mayoritas ulama. Nabi ﷺ sangat menganjurkannya dan beliau sendiri selalu berqurban setiap tahun. Jenis hewan yang sah untuk qurban adalah unta, sapi, kerbau, kambing, dan domba. Unta dan sapi mencukupi untuk tujuh orang, sedangkan kambing dan domba untuk satu orang atau satu keluarga.

Waktu penyembelihan dimulai setelah shalat Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah. Nabi ﷺ bersabda, "Barangsiapa menyembelih sebelum shalat, maka ia hanyalah menyembelih daging untuk dirinya, dan bukan qurban" (Sahih al-Bukhari 5563). Ini adalah batasan yang penting; penyembelihan sebelum shalat Id tidak dihitung sebagai qurban meski hewan dan niatnya sudah siap.

Daging qurban dibagi tiga bagian menurut sunnah: sepertiga untuk keluarga yang berqurban, sepertiga untuk tetangga dan kerabat, dan sepertiga untuk fakir miskin. Meskipun ini adalah pembagian yang dianjurkan dan bukan wajib, ia mencerminkan semangat berbagi yang menjadi inti dari ibadah qurban, bahwa kita menyembelih bukan untuk menumpuk daging melainkan untuk menyebarkan kebaikan kepada sesama.

Idul Adha

Idul Adha jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah dan merupakan hari raya terbesar dalam Islam. Ia adalah hari penutup dari puncak ibadah haji dan hari qurban yang dirayakan seluruh umat Muslim di seluruh dunia, baik yang berhaji maupun tidak. Nabi ﷺ menyebutnya sebagai Hari Qurban dan hari terbesar dalam Islam.

Sunnah-sunnah Idul Adha antara lain: mandi sebelum shalat Id, mengenakan pakaian terbaik, berangkat ke tempat shalat Id, mendengarkan khutbah Id, tidak makan sebelum shalat Id (berbeda dari Idul Fitri di mana dianjurkan makan kurma dahulu), dan menyembelih qurban setelah shalat. Takbir dikumandangkan mulai dari hari Arafah hingga petang hari tasyrik terakhir.

Idul Adha juga mengingatkan kita pada kisah pengorbanan Nabi Ibrahim (AS), pelajaran tentang ketaatan mutlak kepada Allah dan keyakinan bahwa Allah akan memberikan jalan keluar bagi siapa yang berserah kepada-Nya. Setiap qurban yang disembelih pada hari itu adalah pengakuan bahwa kita siap mengorbankan apa yang kita cintai demi kecintaan kepada Allah.

Bagi yang sedang berhaji, tanggal 10 Dzulhijjah adalah hari paling padat: mereka melontar jumrah aqabah, menyembelih hadi (hewan sembelihan haji), mencukur atau memendekkan rambut, lalu tawaf ifadhah dan sa'i. Hari ini menandai selesainya sebagian besar ibadah haji dan kembalinya ke kondisi halal setelah berminggu-minggu dalam ihram.

Catatan: sepuluh hari pertama Dzulhijjah adalah hadiah tahunan dari Allah bagi seluruh umat Muslim, bukan hanya bagi yang berhaji. Manfaatkan sepenuhnya dengan puasa, dzikir, sedekah, tilawah Al-Quran, dan shalat yang khusyuk. Nabi ﷺ bersabda bahwa amalan shalih yang paling dicintai Allah adalah yang paling konsisten, meski kecil. Sepuluh hari ini adalah kesempatan untuk memulai konsistensi itu.

Tanya Jawab

Mengapa sepuluh hari pertama Dzulhijjah disebut hari terbaik setahun?

Nabi ﷺ bersabda tidak ada hari-hari yang amal shalih di dalamnya lebih dicintai Allah daripada sepuluh hari ini, bahkan dibandingkan jihad di jalan Allah (Sahih al-Bukhari 969). Allah juga bersumpah atas sepuluh malam ini dalam Surah Al-Fajr, dan hari-hari ini mengumpulkan semua rukun Islam secara bersamaan.

Apakah keutamaan puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah?

Nabi ﷺ bersabda bahwa puasa Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang (Sahih Muslim 1162). Puasa ini khusus bagi yang tidak sedang berhaji; yang sedang wukuf di Arafah tidak dianjurkan berpuasa agar kuat beribadah.

Bolehkah memotong rambut dan kuku di awal Dzulhijjah?

Bagi yang berniat berqurban, Nabi ﷺ melarang memotong rambut dan kuku sejak masuk Dzulhijjah hingga qurban disembelih (Sahih Muslim 1977). Yang tidak berqurban tidak terkena larangan ini.

Dzikir apa yang dianjurkan di sepuluh hari pertama Dzulhijjah?

Dianjurkan memperbanyak takbir (Allahu Akbar), tahmid (Alhamdulillah), tahlil (La ilaha illallah), dan tasbih (SubhanAllah). Para sahabat bertakbir dengan keras di pasar pada hari-hari ini dan orang-orang pun ikut bertakbir. Dzikir ini dilakukan sepanjang hari dan setelah shalat fardhu hingga akhir hari tasyrik.

Kapan waktu penyembelihan qurban?

Waktu penyembelihan dimulai setelah shalat Idul Adha (10 Dzulhijjah) dan berakhir saat matahari terbenam tanggal 13 Dzulhijjah. Menyembelih sebelum shalat Id tidak sah sebagai qurban. Daging dibagi sepertiga untuk keluarga, sepertiga untuk kerabat dan tetangga, sepertiga untuk fakir miskin.

Jaga shalat di hari-hari terbaik setahun

FivePrayer: waktu shalat akurat agar ibadah Anda tidak terlewat.

Di sepuluh hari terbaik setahun, jangan biarkan shalat wajib terlewat. FivePrayer memberikan jadwal shalat akurat sesuai lokasi tepat Anda, adzan yang tenang, dan pengingat lembut untuk tiap waktu shalat. Gratis di iOS, Android, dan Chrome. Tanpa iklan, tanpa akun.

Unduh diApp Store
Dapatkan diGoogle Play
Juga diChrome