Fakta singkat tentang persiapan haji:

Mulai: sekitar 12 bulan sebelum keberangkatan
Paspor: berlaku minimal 6 bulan setelah perjalanan
Vaksin wajib: meningitis (meningokokus kuadrivalen ACWY)
Ihram: dua kain putih tanpa jahitan untuk pria, pakaian longgar menutup aurat untuk wanita
Terlarang saat ihram: parfum dan produk beraroma, jadi bawa perlengkapan mandi tanpa wangi
Sebelum berangkat: potong rambut dan kuku, tulis wasiat, selesaikan perselisihan

Haji adalah perjalanan seumur hidup, dan Allah menjadikannya kewajiban atas setiap Muslim yang mampu. Allah berfirman: "Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu bagi orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah" (Al-Quran 3:97). Ibadah hajinya sendiri hanya berlangsung beberapa hari, tetapi persiapan yang membuatnya lancar, aman, dan kaya secara ruhani dimulai setahun penuh sebelumnya. Checklist ini membagi pekerjaan menjadi tahap-tahap, dua belas bulan, enam bulan, tiga bulan, satu bulan, pekan terakhir, dan hari keberangkatan, agar tidak ada yang tertinggal di saat-saat terburu-buru.

Tip: FivePrayer menjaga lima salat harian tepat waktu di rumah maupun di Tanah Suci, dengan jadwal salat akurat ke mana pun Anda bepergian. Gratis, tanpa iklan.

Mengapa bersiap setahun lebih awal

Haji mengumpulkan lebih dari dua juta orang ke sejumlah kecil tempat dalam beberapa hari. Keramaian, panas, perjalanan kaki, dan jadwal manasik yang padat menguji tubuh dan kesabaran. Nabi ﷺ bersabda bahwa siapa yang berhaji karena Allah, tanpa ucapan kotor dan tanpa kefasikan, akan pulang dari haji bersih dari dosa seperti hari ia dilahirkan ibunya (Sahih al-Bukhari 1521). Pahala itu untuk haji yang dikerjakan dengan baik, dengan kehadiran hati dan ketenangan. Jemaah yang datang dalam kondisi tidak bugar, kurang ilmu, atau panik mengurus berkas akan menghabiskan perjalanannya dalam stres, bukan ibadah.

Persiapan bukan pengalih dari tujuan ruhani. Persiapan justru melayaninya. Setiap hal yang Anda beresi lebih awal, visa, vaksin, kebugaran, wasiat, adalah satu hal lebih sedikit yang menarik perhatian Anda ketika seharusnya Anda berdiri di Arafah dengan hati terbuka. Anggaplah setahun sebelum haji sebagai babak pertama dari ibadah haji itu sendiri.

12 bulan sebelum: niat, dana, dan agen

Pekerjaan dimulai jauh sebelum tiket dibeli.

  • Bulatkan niat yang jelas. Tetapkan bahwa inilah tahunnya, dan perbarui niat bahwa haji Anda untuk Allah semata, bukan untuk gengsi atau gelar "haji". Allah berfirman: "Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah" (Al-Quran 2:196). Kemurnian niat membentuk semua yang mengikutinya.
  • Buka dana haji khusus. Haji harus dibiayai dengan harta yang halal, dan biayanya besar. Buatlah rekening terpisah dan setor setiap bulan agar biaya tidak datang sebagai kejutan. Dana haji Anda sebaiknya menutup paket, uang saku, oleh-oleh, dan cadangan untuk hal tak terduga.
  • Teliti dan pilih agen berizin. Di kebanyakan negara, haji diatur melalui penyelenggara resmi atau sistem kuota pemerintah. Mulailah lebih awal, karena kuota terisi dan daftar tunggu bisa panjang. Bandingkan isi tiap paket: jarak penginapan dari Masjidil Haram, transportasi, makan, dan kualitas pembimbing rombongan.
  • Selesaikan utang dan minta maaf. Mulailah melunasi apa yang Anda utang dan memperbaiki hubungan yang renggang. Ini pekerjaan panjang, karena itulah ia dimulai setahun sebelumnya, bukan sepekan sebelumnya.

6 bulan sebelum: pemesanan, paspor, vaksinasi

Dengan enam bulan tersisa, urusan administrasi maju ke depan.

  • Pesan paket haji. Konfirmasikan tempat Anda, bayar uang muka sesuai jadwal, dan simpan setiap kwitansi dan konfirmasi dalam satu map.
  • Periksa masa berlaku paspor. Paspor Anda harus berlaku minimal enam bulan setelah tanggal perjalanan. Jika habis lebih cepat, perpanjang sekarang. Perpanjangan paspor mepet keberangkatan adalah penyebab kepanikan yang umum dan bisa dihindari.
  • Ambil vaksinasi wajib. Vaksin meningitis (meningokokus kuadrivalen ACWY) wajib bagi setiap jemaah, dan visa haji tidak akan diterbitkan tanpa sertifikat yang sah. Ambil di klinik perjalanan resmi setidaknya sepuluh hari sebelum kedatangan. Vaksin influenza musiman sangat dianjurkan, dan tergantung negara Anda, vaksin lain seperti polio mungkin diperlukan. Konfirmasikan daftar terbaru dengan agen dan klinik, karena aturan diperbarui setiap tahun.
  • Urus asuransi perjalanan dan pemeriksaan medis. Temui dokter untuk pemeriksaan umum, terutama jika Anda mengelola penyakit kronis, dan mintalah surat bertanda tangan yang mencantumkan obat-obat Anda.

3 bulan sebelum: kebugaran dan belajar manasik

Tiga bulan sebelumnya, fokus beralih ke tubuh dan pikiran.

  • Bangun kebugaran fisik. Haji melibatkan banyak sekali jalan kaki, sering dalam panas. Mulailah rutinitas jalan kaki harian dan tambah jaraknya secara bertahap hingga Anda nyaman berjalan beberapa kilometer. Tawaf, sai, dan perpindahan antara Mina, Arafah, dan Muzdalifah semuanya menuntut stamina. Latihlah.
  • Pelajari manasik, rangkaian ibadah haji. Jangan datang tanpa tahu apa yang terjadi setiap hari. Ikuti manasik haji, pelajari panduan langkah demi langkah yang tepercaya, dan kuasai urutannya: ihram dan miqat, tawaf, sai, wukuf di Arafah, bermalam di Muzdalifah, melempar jamarat, menyembelih hewan, dan tawaf wada. Allah memerintahkan seruan haji dan manasiknya: "Dan serulah manusia untuk mengerjakan haji" (Al-Quran 22:27). Mengetahui manasik lebih awal membuat Anda mengerjakannya dengan tenang, bukan kebingungan.
  • Latih talbiyah dan doa-doa utama. Hafalkan talbiyah dan sejumlah doa yang ingin Anda panjatkan di Arafah dan saat tawaf.

1 bulan sebelum: mengemas barang

Dengan satu bulan tersisa, kumpulkan semua yang akan Anda bawa.

  • Kain ihram. Pria membutuhkan dua atau tiga set kain putih tanpa jahitan dan ikat pinggang ihram. Wanita membutuhkan pakaian longgar, menutup aurat, dari bahan ringan. Belilah lebih awal, dan bagi pria, latihlah memakai kainnya.
  • Alas kaki. Sandal yang nyaman dan sudah dipakai sebelumnya, yang membiarkan mata kaki dan punggung kaki terlihat, karena sepatu berjahit yang menutupinya tidak dipakai saat ihram. Pakailah dulu jauh sebelum berangkat agar tidak lecet.
  • Perlengkapan mandi tanpa wangi. Sabun, sampo, deodoran, pasta gigi, dan losion semuanya harus tanpa wangi, karena parfum terlarang saat ihram. Belilah sekarang agar tidak terjebak dengan produk beraroma.
  • Tas obat. Kemas obat rutin Anda dalam kemasan berlabel beserta surat dokter, ditambah kotak kecil untuk sakit kepala, lecet, sakit perut, dan garam rehidrasi.
  • Barang penting lain. Tas punggung kecil, botol minum isi ulang, sabuk uang, panduan saku manasik, power bank, kacamata hitam, topi atau payung untuk berteduh, dan beberapa masker.

Pekan terakhir: rambut, kuku, dan wasiat

Pekan terakhir untuk menyelesaikan urusan di rumah.

  • Potong rambut dan kuku. Potong kuku dan rapikan rambut sebelum masuk ihram, karena memotong kuku dan menghilangkan rambut tidak dilakukan saat dalam keadaan ihram. Memulai dalam keadaan rapi membuat Anda nyaman.
  • Tulis atau perbarui wasiat. Tata urusan Anda. Catat utang yang masih ada, catat uang yang terutang kepada Anda, dan beri tahu keluarga di mana berkas penting disimpan. Ini bertanggung jawab, bukan murung.
  • Atur keuangan. Siapkan uang saku Anda, beri tahu bank tentang perjalanan, dan pastikan urusan rumah tangga tertutup selama Anda pergi.
  • Beri pengarahan ke keluarga. Bagikan jadwal, kontak darurat agen, dan cara menghubungi Anda. Pastikan salinan semua dokumen Anda tertinggal dengan seseorang di rumah.

Hari keberangkatan: mandi besar, ihram, dan miqat

Pada hari Anda berangkat, ibadah haji benar-benar dimulai.

  • Lakukan mandi besar. Mandi penuh sebelum masuk ihram adalah Sunnah yang dianjurkan. Nabi ﷺ biasa mandi sebelum berihram.
  • Kenakan kain ihram. Pakai dua kain putih atau pakaian menutup aurat, dan oleskan wewangian ke badan sebelum berniat bila mau, jangan setelahnya.
  • Ber-niat dan bertalbiyah di miqat. Di miqat yang ditentukan atau sebelumnya, niatkan haji atau umrah dan mulailah talbiyah: Labbayk Allahumma labbayk, labbayka la syarika laka labbayk, innal-hamda wan-ni'mata laka wal-mulk, la syarika lak. Sejak titik ini Anda dalam keadaan ihram dan larangan-larangannya berlaku.

Daftar dokumen dan barang

Simpan satu fotokopi fisik dan satu salinan digital dari setiap dokumen, terpisah dari dokumen asli.

DokumenBarang yang dikemas
Paspor, berlaku 6+ bulanKain ihram (2-3 set) dan ikat pinggang
Visa hajiSandal yang sudah dipakai sebelumnya
Sertifikat vaksin (meningitis)Perlengkapan mandi tanpa wangi
PasfotoTas obat berlabel dengan surat dokter
Tiket pesawatTas punggung kecil dan sabuk uang
Dokumen asuransi perjalananBotol minum isi ulang
Berkas konfirmasi agenPanduan saku manasik, power bank, pelindung matahari

Persiapan ruhani: checklist batin

Logistik membawa Anda ke Makkah. Keadaan hati menentukan apa yang Anda bawa pulang. Nabi ﷺ bersabda bahwa haji mabrur tidak ada balasannya selain surga (Sahih al-Bukhari 1773). Beberapa hal menyiapkan jiwa.

  • Bertobat dengan tulus. Kembalilah kepada Allah dari dosa-dosa Anda sebelum berangkat. Mulailah perjalanan dengan lembaran bersih dan hati yang lembut.
  • Selesaikan perselisihan dan minta maaf. Mintalah maaf dari siapa pun yang Anda zalimi dan maafkan mereka yang menzalimi Anda. Jangan membawa dendam ke Rumah Allah.
  • Kembalikan hak dan lunasi utang. Kembalikan apa yang bukan milik Anda dan lunasi yang Anda utang, atau catatlah dengan jelas sepengetahuan pemberi pinjaman.
  • Pelajari kesabaran yang dituntut perjalanan ini. Allah berfirman tentang haji: "Tidak ada rafats, tidak ada kefasikan, dan tidak ada perbantahan dalam haji" (Al-Quran 2:197). Keramaian dan kelelahan akan menguji Anda. Putuskan sekarang untuk menghadapinya dengan kesabaran dan akhlak yang baik.
  • Tingkatkan ibadah lebih dulu. Kuatkan salat harian, bacaan Quran, dan zikir Anda pada bulan-bulan sebelumnya, agar kebiasaan itu sudah ada saat Anda tiba.

Apa yang tidak perlu dibawa

Sebagian barang lebih baik ditinggal di rumah.

  • Parfum dan produk beraroma. Parfum terlarang saat ihram, dan sabun atau losion beraroma mudah terpakai tanpa sengaja. Bawa hanya versi tanpa wangi.
  • Bagasi berlebih. Anda membawa tas sendiri di tengah keramaian padat. Bawa seperlunya. Sebagian besar kebutuhan bisa dibeli di Makkah.
  • Barang berharga yang tidak Anda perlukan. Tinggalkan perhiasan mahal dan elektronik yang tidak perlu di rumah. Gunakan sabuk uang untuk apa yang harus Anda bawa.
  • Jadwal kerja yang padat. Bersihkan komitmen Anda. Haji layak mendapat kehadiran penuh Anda, bukan perhatian yang terbagi.

Setelah Anda pulang

Haji telah selesai, tetapi pengaruhnya seharusnya berlanjut.

  • Jaga perubahannya. Haji mabrur tampak pada hidup yang berubah sesudahnya, salat yang lebih mantap, akhlak yang lebih baik, dosa yang lebih sedikit. Lindungi apa yang diberikan perjalanan ini.
  • Pertahankan kebiasaan baik. Lanjutkan ibadah yang Anda tingkatkan sebelum haji, jangan biarkan ia memudar.
  • Bersyukur kepada Allah dan tetap rendah hati. Haji adalah karunia dan penerimaan, bukan pencapaian untuk dibanggakan. Ungkapkan syukur, dan berdoalah agar haji Anda diterima.

Tanya Jawab

Kapan sebaiknya mulai mempersiapkan haji?

Sekitar dua belas bulan sebelum keberangkatan. Tahun pertama untuk niat, dana haji, dan memilih agen berizin. Enam bulan sebelumnya Anda memesan paket, memeriksa masa berlaku paspor, dan mengambil vaksin wajib. Tiga bulan sebelumnya membangun kebugaran dan belajar manasik. Bulan terakhir untuk mengemas barang, dan pekan terakhir untuk memotong rambut dan kuku serta menyelesaikan urusan.

Vaksinasi apa yang wajib untuk haji?

Vaksin meningitis (meningokokus kuadrivalen ACWY) wajib, dan visa tidak akan diterbitkan tanpa buktinya. Ambil setidaknya sepuluh hari sebelum kedatangan. Vaksin influenza musiman sangat dianjurkan, dan vaksin lain seperti polio mungkin diperlukan tergantung negara. Selalu konfirmasikan aturan terbaru dengan agen dan klinik perjalanan.

Apa saja yang harus dibawa untuk haji?

Kain ihram, sandal yang sudah dipakai sebelumnya, perlengkapan mandi tanpa wangi, tas obat berlabel, tas punggung kecil, botol minum isi ulang, sabuk uang, salinan dokumen, dan panduan saku manasik. Bawa seperlunya, karena Anda membawa tas sendiri dan sebagian besar barang bisa dibeli di Makkah.

Dokumen apa saja yang diperlukan untuk haji?

Paspor yang berlaku minimal enam bulan setelah perjalanan, visa haji, sertifikat vaksin meningitis, pasfoto, tiket pesawat, dokumen asuransi perjalanan, dan berkas konfirmasi agen. Simpan satu fotokopi fisik dan satu salinan digital dari semuanya.

Mengapa tidak boleh memakai parfum saat ihram?

Memakai parfum atau produk beraroma adalah salah satu larangan ihram. Sabun, sampo, deodoran, dan losion Anda semuanya harus tanpa wangi. Anda boleh memakai parfum di badan sebelum berniat ihram, tetapi tidak setelahnya.

Apakah perlu menulis wasiat sebelum berangkat haji?

Ya. Menulis atau memperbarui wasiat adalah bagian dari persiapan yang bertanggung jawab untuk perjalanan panjang. Lunasi utang sebisa mungkin, catat yang masih ada, catat uang yang terutang kepada Anda, dan pastikan keluarga mengetahui di mana berkas penting disimpan.

Salat tepat waktu, di rumah dan di Tanah Suci

FivePrayer: jadwal salat akurat ke mana pun perjalanan membawa Anda.

Jaga lima salat harian tepat waktu di kota Anda dan di Makkah, dengan kunci adzan yang lembut dan daftar salat harian yang jelas. Gratis di iOS, Android, dan Chrome.

Unduh diApp Store
Dapatkan diGoogle Play
Juga diChrome