Fakta singkat tentang umroh:

Kapan: kapan saja sepanjang tahun, kecuali hari-hari haji (8-13 Dzulhijjah) bagi yang tidak berhaji
Empat ritual utama: ihram, tawaf, sa'i, halq atau taqsir
Waktu ibadah aktif: sekitar 3 sampai 5 jam dari awal sampai akhir
Lama perjalanan: 3 sampai 7 hari, sering diperpanjang dengan kunjungan ke Madinah
Pahala: "Umroh ke umroh adalah penghapus dosa di antara keduanya" (Bukhari 1773)
Hukum: Wajib (Syafi'i, Hanbali); Sunnah Muakkadah (Hanafi, Maliki)

Umroh sering disebut haji kecil, tapi tidak ada yang kecil dari ibadah ini. Anda meninggalkan rumah, pekerjaan, rutinitas, dan terbang menyeberangi benua untuk berjalan di tempat Hajar berjalan, minum dari sumur yang Allah bukakan untuk putranya, dan mengelilingi Rumah yang sudah menjadi pusat hati umat Islam selama empat belas abad. Nabi ﷺ bersabda: "Umroh ke umroh adalah penghapus dosa di antara keduanya, dan haji mabrur tidak ada balasannya kecuali surga." (Sahih al-Bukhari 1773) Sedikit sekali ibadah yang menawarkan hitungan seperti ini: satu umroh menghapus semua dosa yang dilakukan sejak umroh sebelumnya.

Panduan ini menjelaskan setiap ritual sesuai urutan pelaksanaannya: persiapan sebelum berangkat dari rumah, ihram di miqat, niat dan talbiyah, tujuh putaran tawaf mengelilingi Ka'bah, dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim, minum air zamzam, tujuh perjalanan sa'i antara Shafa dan Marwah, halq yang mengakhiri ihram, dan tawaf wada sebelum pulang. Lengkap dengan ayat Al-Qur'an dan hadits yang menjadi dalilnya, lafal niat dan talbiyah dalam bahasa Arab dengan transliterasi dan terjemahan, serta FAQ yang menjawab pertanyaan-pertanyaan paling sering ditanyakan jamaah.

Waktu sholat selama perjalanan: FivePrayer menampilkan waktu sholat akurat untuk Makkah, Madinah, dan setiap singgahan di perjalanan. Berguna saat Anda dalam ihram dan ingin menjadwalkan tawaf setelah Subuh, atau saat memutuskan apakah harus mengqashar dan menjamak sholat di perjalanan. Gratis, bisa offline, tanpa iklan.

Apa itu umroh dan bedanya dengan haji?

Umroh adalah perjalanan ibadah ke Baitullah di Makkah yang terdiri dari empat rangkaian: memasuki keadaan ihram, melakukan tawaf mengelilingi Ka'bah, berjalan sa'i antara Shafa dan Marwah, serta mencukur atau memendekkan rambut untuk mengakhiri ihram. Allah memerintahkan penyempurnaannya dalam Al-Qur'an: "Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umroh karena Allah." (QS. Al-Baqarah 2:196)

Haji dan umroh sama-sama diawali dengan ihram dan tawaf, tetapi keduanya berbeda dalam skala dan waktu. Berikut perbandingannya:

AspekUmrohHaji
WaktuKapan saja sepanjang tahun (kecuali hari-hari haji bagi non-haji)Hanya 8-13 Dzulhijjah
DurasiSekitar 3-5 jam ibadah aktif5 hari ritual
RitualIhram, tawaf, sa'i, halqSemua di atas ditambah wukuf di Arafah, Muzdalifah, Mina, jumrah, qurban
HukumSekali seumur hidup (Syafi'i, Hanbali); sangat dianjurkan (Hanafi, Maliki)Wajib sekali seumur hidup bagi yang mampu (QS. 3:97)
Rukun IslamBukanYa, rukun kelima

Umroh boleh dilakukan kapan saja sepanjang tahun, dengan satu pengecualian: yang tidak berhaji sebaiknya menghindari hari-hari ketika jamaah haji sedang melaksanakan ritual (8-13 Dzulhijjah), karena Makkah sangat ramai pada hari-hari itu. Waktu paling utama untuk umroh adalah bulan Ramadhan, sesuai sabda Nabi ﷺ: "Umroh di Ramadhan setara dengan haji." (Sahih Muslim 1349) Ulama menjelaskan bahwa ini berarti setara dalam pahala, bukan menggantikan kewajiban berhaji.

Sebelum berangkat: paspor, vaksin, pakaian, mahram

Persiapan umroh dimulai berminggu-minggu sebelum keberangkatan. Kesiapan fisik penting, tapi kesiapan spiritual lebih penting. Lunasi hutang. Minta maaf kepada siapa saja yang pernah Anda zalimi. Bertaubat dengan sungguh-sungguh. Beritahu keluarga tentang niat Anda. Banyak ulama menganjurkan menulis wasiat sebelum melakukan perjalanan panjang.

Dokumen

  • Paspor: berlaku minimal 6 bulan dari tanggal keberangkatan.
  • Visa umroh: diterbitkan melalui platform Saudi Nusuk atau melalui agen umroh berizin. Sebagian besar kewarganegaraan kini bisa mendapatkan eVisa turis yang mencakup izin umroh.
  • Vaksinasi: meningitis meningokokus (ACWY) diwajibkan oleh otoritas Saudi. Vaksin COVID-19 dan flu musiman dianjurkan. Vaksin demam kuning wajib jika Anda datang dari negara endemik.
  • Asuransi: Saudi Arabia mewajibkan jamaah umroh memiliki asuransi perjalanan, biasanya sudah termasuk dalam biaya visa.

Pakaian ihram

Laki-laki: dua helai kain putih polos tanpa jahitan, izar (dililitkan di pinggang, menutup dari pusar hingga di bawah lutut) dan rida (disampirkan di tubuh bagian atas, sering kali membiarkan bahu kanan terbuka saat tawaf). Belilah sebelum berangkat. Harganya murah di Makkah, tapi kenyamanan tiba sudah membawanya itu nyata. Diperlukan pula sandal kulit polos yang memperlihatkan bagian atas kaki untuk laki-laki.

Wanita: tidak ada pakaian ihram khusus yang ditetapkan. Kenakan pakaian muslimah biasa yang longgar, menutup semua kecuali wajah dan tangan. Wajah harus tetap terbuka selama ihram menurut mayoritas ulama, meski boleh menurunkan cadar saat melewati laki-laki yang bukan mahram (sebagaimana praktik istri-istri Nabi).

Mahram bagi wanita

Pendapat klasik ulama mensyaratkan wanita yang bepergian untuk umroh ditemani suami atau mahram (laki-laki yang haram dinikahi, seperti ayah, saudara laki-laki, anak laki-laki, atau paman). Dasarnya hadits: "Tidak boleh seorang wanita bepergian lebih dari tiga hari kecuali bersama mahram." (Sahih al-Bukhari 1862)

Mazhab Maliki dan beberapa ulama kontemporer membolehkan bepergian bersama rombongan wanita yang amanah jika keamanan terjamin. Sejak 2021, Arab Saudi secara resmi mengizinkan wanita di atas 18 tahun untuk umroh dalam grup terorganisir tanpa mahram. Hukumnya berbeda menurut mazhab, jadi konsultasikan dengan ulama yang Anda ikuti.

Memulai ihram di miqat

Ihram lebih dari sekadar pakaian. Ia adalah keadaan suci pengasingan, langkah keluar dari kehidupan biasa menuju batas-batas ibadah khusus. Anda memasukinya di miqat, batas geografis yang ditetapkan Nabi ﷺ, yang tidak boleh dilewati siapa pun yang menuju Makkah untuk haji atau umroh tanpa berihram.

Ada lima miqat, satu untuk setiap arah:

MiqatArah / Dari
Dzul Hulaifah (Bir Ali)Madinah dan jamaah dari utara
Al-JuhfahSyam, Mesir, Maghrib, dan jamaah yang datang dari barat
Qarn al-Manazil (As-Sayl al-Kabir)Najd, negara-negara Teluk, dan jamaah yang tiba dari timur
YalamlamYaman dan Asia Selatan (lewat laut)
Dzatu IrqIrak dan yang di timurnya

Untuk jamaah yang datang dengan pesawat, aturannya adalah ihram harus dimulai sebelum pesawat melewati batas miqat. Pilot dan kru biasanya mengumumkan saat mendekatinya. Untuk menghindari terburu-buru, kebanyakan jamaah memulai ihram sebelum boarding atau berganti pakaian ihram di bandara Jeddah atau Madinah saat masih sebelum miqat. Begitu Anda melewati miqat tanpa ihram, Anda harus kembali, atau membayar dam (kambing kompensasi).

Apa saja yang dilakukan saat memasuki ihram

  1. Mandi besar (ghusl) jika memungkinkan.
  2. Potong kuku, sisir rambut, rapikan kumis, dan cukur bulu yang tidak diinginkan sebelum berihram (semua ini terlarang setelahnya).
  3. Bagi laki-laki: gunakan perawatan tubuh tanpa wewangian jika perlu, lalu kenakan dua helai kain putih. Jangan oleskan parfum pada kain itu sendiri.
  4. Bagi wanita: kenakan pakaian muslimah biasa. Lepas minyak wangi.
  5. Sholat sunnah ihram dua rakaat (dianjurkan), sering kali dilakukan bersamaan dengan dua rakaat Dzuhur, Asar, atau sholat fardhu yang waktunya dekat dengan penyeberangan miqat.
  6. Berniat umroh di dalam hati dan di lisan, lalu mulai bertalbiyah.

Larangan-larangan ihram

Setelah memasuki ihram, hal-hal berikut diharamkan sampai Anda keluar ihram dengan halq atau taqsir:

  • Mencukur atau memotong rambut dari bagian tubuh mana pun.
  • Memotong atau mengikir kuku tangan dan kaki.
  • Menggunakan parfum pada tubuh, pakaian, atau makanan.
  • Berburu atau membantu berburu hewan darat (memancing diperbolehkan).
  • Hubungan suami istri atau apa pun yang menjurus ke sana, termasuk berciuman dan berpelukan dengan syahwat.
  • Akad nikah atau meminang untuk diri sendiri atau orang lain.
  • Bagi laki-laki: memakai pakaian berjahit (kemeja, celana, pakaian dalam), menutup kepala dengan apa pun yang menempel (sorban, topi), memakai alas kaki tertutup yang menutupi bagian atas kaki.
  • Bagi wanita: memakai cadar dan sarung tangan selama ritual ihram itu sendiri. Penutup wajah longgar diperbolehkan saat ada laki-laki yang bukan mahram.

Melanggar ini tanpa uzur memerlukan fidyah berdasarkan QS. Al-Baqarah 2:196, salah satu dari tiga pilihan: puasa 3 hari, memberi makan 6 orang miskin, atau menyembelih seekor kambing. Hubungan suami istri sebelum halq membatalkan umroh seluruhnya.

Niat umroh dan talbiyah

Niat adalah inti dari ihram. Tanpanya, semua ritual yang menyusul tidak terhitung sebagai umroh. Berniatlah di hati, lalu ucapkan di lisan:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً

Labbaika Allahumma 'Umrah.

Terjemahan: "Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, untuk umroh."

Kemudian segera mulailah talbiyah, seruan jamaah yang diajarkan Nabi ﷺ:

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ

Labbaika Allahumma labbaik. Labbaika la syarika laka labbaik. Innal hamda wan ni'mata laka wal mulk. La syarika lak.

Terjemahan: "Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, kenikmatan dan kerajaan adalah milik-Mu. Tidak ada sekutu bagi-Mu."

Laki-laki bertalbiyah dengan suara keras; wanita dengan suara pelan. Lanjutkan talbiyah sejak memasuki ihram hingga Anda sampai di Hajar Aswad untuk memulai tawaf. Ulangi sebanyak-banyaknya: di setiap transisi, saat naik kendaraan, mendaki, menuruni jalan, sebelum dan sesudah sholat, saat terbangun di malam hari. Itulah lagu jamaah.

Tawaf: tujuh putaran mengelilingi Ka'bah

Ketika Anda tiba di Masjidil Haram, masuklah dengan kaki kanan terlebih dahulu dan ucapkan doa masuk masjid. Berjalanlah menuju Ka'bah, dan saat Anda mendekati Hajar Aswad (Batu Hitam) di sudut timurnya, bersiaplah untuk tawaf.

Cara melakukan tawaf

  1. Berhenti bertalbiyah ketika Anda mencapai titik awal.
  2. Berniat untuk tawaf umroh.
  3. Menghadap Hajar Aswad, angkat tangan kanan ke arahnya, dan ucapkan "Bismillahi Allahu Akbar". Jika Anda bisa menjangkaunya tanpa menyakiti orang lain, ciumlah. Jika bisa menyentuhnya dengan tangan, sentuh dan cium tangan Anda. Kebanyakan jamaah hanya memberi isyarat ke arahnya.
  4. Berjalan berlawanan arah jarum jam mengelilingi Ka'bah, menjaga Ka'bah di sisi kiri. Putaran pertama dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir kembali di Hajar Aswad. Selesaikan 7 putaran penuh.
  5. Setiap kali melewati Hajar Aswad, berikan isyarat dan ucapkan "Bismillahi Allahu Akbar".
  6. Di Rukun Yamani (sudut sebelum Hajar Aswad), jika Anda bisa menyentuhnya, sentuh saja tanpa menciumnya. Jika tidak bisa, lewat saja tanpa isyarat. Antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad, bacalah: "Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah wa qina 'adzabannar." ("Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka." QS. Al-Baqarah 2:201)

Khusus laki-laki: ramal dan idthiba

Pada tawaf umroh dan tawaf kedatangan haji, laki-laki melakukan dua amalan yang dianjurkan:

  • Idthiba: menyampirkan rida (kain atas) di bawah ketiak kanan, sehingga bahu kanan terbuka selama seluruh tawaf.
  • Ramal: berjalan cepat dengan langkah pendek pada 3 putaran pertama, lalu berjalan biasa pada 4 putaran selanjutnya. Nabi ﷺ melakukan ramal untuk menunjukkan kekuatan dan kesehatan kaum muslimin kepada kaum musyrikin.

Wanita tidak melakukan ramal atau idthiba, dan berjalan biasa selama tawaf. Setelah putaran ketujuh, laki-laki kembali menutup kedua bahunya.

Apa yang dibaca selama tawaf

Tidak ada doa khusus yang diwajibkan pada setiap putaran. Bacaan khusus hanya di Rukun Yamani (di atas). Sisanya, berdoalah dengan bebas dalam bahasa apa pun, bacalah Al-Qur'an, berdzikir, atau berjalan dalam keheningan. Banyak jamaah menggunakan satu putaran untuk mendoakan orang tua, satu untuk pasangan dan anak-anak, satu untuk umat, dan seterusnya. Nabi ﷺ tidak menetapkan kata-kata tertentu untuk setiap putaran.

Dua rakaat di Maqam Ibrahim

Setelah putaran ketujuh selesai, berjalanlah ke area dekat Maqam Ibrahim, bangunan kaca kecil yang berisi batu dengan jejak kaki Nabi Ibrahim. Allah berfirman:

"Dan jadikanlah sebagian maqam Ibrahim tempat sholat." (QS. Al-Baqarah 2:125)

Sholatlah dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim jika ada tempat, atau di mana saja di dalam masjid jika terlalu ramai. Baca surat Al-Kafirun pada rakaat pertama dan Al-Ikhlas pada rakaat kedua (ini adalah praktik Nabi ﷺ).

Ini adalah sunnah umroh yang ditegaskan, dan urutan yang tidak pernah ditinggalkan Nabi ﷺ pada ibadahnya.

Minum air zamzam

Setelah dua rakaat, berjalanlah ke dispenser air zamzam dan minumlah. Nabi ﷺ bersabda: "Air zamzam itu sesuai dengan tujuan diminumnya." (Sunan Ibn Majah 3062) Maksudnya, air ini membawa kekuatan spiritual untuk memenuhi niat peminumnya.

Praktik yang dianjurkan: menghadap kiblat, ucapkan Bismillah, minumlah sampai puas (atau setidaknya tiga tegukan), berdoa, dan ucapkan Alhamdulillah. Banyak jamaah minum sambil berniat khusus untuk kesembuhan, untuk keturunan, untuk ilmu, atau apa saja yang mereka harapkan dari Allah.

Sa'i: tujuh perjalanan Shafa-Marwah

Dari area zamzam, menuju ke sisi Shafa masjid. Area sa'i adalah lorong panjang beratap antara dua bukit Shafa dan Marwah, kini seluruhnya tertutup di dalam masjid. Allah berfirman:

"Sesungguhnya Shafa dan Marwah termasuk syi'ar (tanda kebesaran) Allah. Maka siapa yang berhaji ke Baitullah atau berumroh, tidak ada dosa baginya mengerjakan sa'i antara keduanya." (QS. Al-Baqarah 2:158)

Sa'i memperingati perjalanan Hajar (Hagar), istri Nabi Ibrahim, saat ia berlari bolak-balik di antara dua bukit ini mencari air untuk bayinya, Ismail. Tawakal-nya kepada Allah membuahkan mata air zamzam, yang terus mengalir selama ribuan tahun.

Cara melakukan sa'i

  1. Mulai dari Shafa. Saat Anda mendekat, bacalah: "Innash-Shafa wal-Marwata min sya'a'irillah, abda'u bima bada'allahu bih" ("Sesungguhnya Shafa dan Marwah adalah sebagian dari syi'ar-syi'ar Allah. Aku memulai dengan apa yang dimulai Allah dengannya"), merujuk pada QS. 2:158.
  2. Di Shafa, menghadap kiblat, angkat tangan untuk berdoa, dan ucapkan "Allahu Akbar" tiga kali. Baca: "Laa ilaaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamd, wa huwa 'ala kulli syai'in qadir. Laa ilaaha illallah wahdah, anjaza wa'dah, wa nashara 'abdah, wa hazamal ahzaaba wahdah." ("Tidak ada tuhan kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada tuhan kecuali Allah semata, Dia menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan mengalahkan musuh-musuh sendirian.") Lalu berdoa pribadi.
  3. Berjalan ke Marwah. Ini terhitung satu perjalanan.
  4. Laki-laki berjalan cepat di antara dua pilar berlampu hijau di bagian tengah (lembah asli tempat Hajar berlari). Wanita berjalan biasa.
  5. Di Marwah, ulangi doa dan dzikir yang sama seperti di Shafa, menghadap kiblat.
  6. Berjalan kembali ke Shafa. Itu perjalanan kedua.
  7. Lanjutkan hingga Anda selesai pada perjalanan ketujuh, yang berakhir di Marwah. (Shafa ke Marwah = 1, Marwah ke Shafa = 2, dst.)

Tidak ada doa khusus yang ditetapkan untuk tengah sa'i. Bacalah Al-Qur'an, berdzikir, berdoa. Total jarak untuk tujuh perjalanan sekitar 3,5 kilometer.

Halq atau Taqsir: mengakhiri ihram

Setelah selesai sa'i di Marwah, ritual terakhir umroh adalah mencukur (halq) atau memendekkan (taqsir) rambut. Bagi laki-laki, halq (mencukur seluruh kepala) lebih utama. Nabi ﷺ mendoakan tiga kali bagi yang mencukur dan sekali bagi yang memendekkan:

"Ya Allah, rahmatilah orang-orang yang mencukur." Para sahabat berkata, "Dan yang memendekkan, ya Rasulullah?" Beliau bersabda, "Ya Allah, rahmatilah orang-orang yang mencukur." Mereka berkata, "Dan yang memendekkan, ya Rasulullah?" Beliau bersabda, "Ya Allah, rahmatilah orang-orang yang mencukur." Mereka berkata, "Dan yang memendekkan, ya Rasulullah?" Beliau bersabda, "Dan yang memendekkan." (Sahih al-Bukhari 1727)

Taqsir (memendekkan) diperbolehkan tetapi pahalanya lebih sedikit. Laki-laki yang memilih memendekkan harus memotong setidaknya satu inci dari seluruh sisi kepala, bukan hanya sedikit potongan.

Bagi wanita, halq haram. Wanita hanya melakukan taqsir: kumpulkan rambut, dan potong seukuran ujung jari (sekitar 2 sampai 3 sentimeter) dari ujungnya. Ini dilakukan dengan hati-hati di tempat tertutup, bukan di muka umum.

Setelah halq atau taqsir selesai, umroh pun berakhir. Semua larangan ihram dicabut. Anda boleh kembali memakai pakaian biasa, memakai parfum, makan normal, kembali kepada hubungan suami istri, dan melanjutkan kehidupan sehari-hari sebagai muslim di Makkah, kota paling berkah di muka bumi.

Tawaf Wada: putaran perpisahan

Sebelum meninggalkan Makkah, Nabi ﷺ menganjurkan untuk melakukan satu tawaf terakhir, yaitu tawaf wada (tawaf perpisahan). Ibnu Abbas (RA) berkata: "Orang-orang diperintahkan untuk menjadikan tawaf di Ka'bah sebagai amalan terakhir mereka, kecuali bagi wanita yang sedang haid." (Sahih al-Bukhari 1755)

Tawaf wada sama dengan tawaf biasa: 7 putaran, dimulai dan diakhiri di Hajar Aswad, tanpa sa'i sesudahnya. Tidak ada dua rakaat wajib, meski banyak jamaah sholat dua rakaat sebagai sunnah pribadi di Maqam Ibrahim sebelum pulang. Bagi sebagian besar mazhab, tawaf wada wajib bagi jamaah haji dan dianjurkan (mustahabb) bagi jamaah umroh. Banyak ulama memandangnya sebagai salam perpisahan kepada rumah Allah, pandangan terakhir sebelum pulang.

Setelah tawaf wada, jangan terlibat dalam belanja atau urusan yang menunda keberangkatan. Tujuannya adalah supaya amalan terakhir ibadah Anda adalah pelukan terakhir dengan Ka'bah.

Kesalahan umum yang harus dihindari

Banyak jamaah melakukan umroh pertama tanpa pembimbing dan belajar melalui pengalaman. Beberapa kesalahan umum yang perlu diwaspadai:

  • Lupa berniat di miqat. Mengucapkan talbiyah saja tanpa berniat umroh di dalam hati berarti Anda sebenarnya belum ihram. Mungkin perlu kembali ke miqat atau membayar dam.
  • Arah tawaf yang salah. Tawaf berlawanan arah jarum jam. Ka'bah di sisi kiri pundak. Beberapa jamaah baru berjalan ke arah yang salah tanpa menyadarinya; segera perbaiki jika hal ini terjadi.
  • Salah menghitung perjalanan sa'i. Shafa ke Marwah adalah satu perjalanan, bukan pulang-pergi. Sa'i lengkap adalah 7 perjalanan satu arah, berakhir di Marwah.
  • Memotong rambut, memakai parfum, atau hubungan suami istri sebelum halq. Hal-hal ini membatalkan ihram dan memerlukan kafarat. Hubungan suami istri sebelum halq membatalkan umroh seluruhnya, mengharuskan menyelesaikan ritual dan umroh terpisah setelahnya sebagai kompensasi.
  • Melewatkan dua rakaat di Maqam Ibrahim. Ini sunnah yang ditegaskan. Jika area ramai, sholatlah di mana saja di masjid, tetapi jangan melewatkannya.
  • Taqsir padahal halq lebih mudah. Nabi ﷺ mendoakan tiga kali bagi yang mencukur. Pilihlah pahala yang lebih tinggi jika memungkinkan.
  • Sholat di waktu jamak yang salah. Saat bepergian, Anda boleh menjamak Dzuhur dengan Asar dan Maghrib dengan Isya, serta mengqashar sholat empat rakaat menjadi dua. Gunakan aplikasi waktu sholat yang akurat untuk mengetahui waktu sholat yang tepat di Makkah dan di sepanjang perjalanan.

FAQ

Berapa lama umroh berlangsung secara keseluruhan?

Ritual aktif (tawaf, dua rakaat, sa'i, halq) memakan waktu sekitar 3 sampai 5 jam, tergantung keramaian. Perjalanan umroh lengkap biasanya berlangsung 3 hingga 7 hari, dan sering kali diperpanjang dengan kunjungan ke Madinah selama 3-5 hari. Jamaah dari negara jauh kadang menginap 10-14 hari total untuk mencakup kedua kota suci.

Bolehkah wanita umroh saat haid?

Wanita yang haid boleh memasuki ihram dan berniat umroh di miqat, tetapi tidak boleh tawaf (yang memerlukan kesucian) sampai haidnya selesai. Ia boleh sa'i (yang tidak memerlukan kesucian) hanya setelah tawafnya sah. Jika haidnya berlanjut sepanjang masa tinggalnya, ulama berbeda pendapat; beberapa mengharuskan menunggu sampai suci, yang lain membolehkan ia tetap dalam ihram sampai bisa diselesaikan. Tawaf wada secara khusus dimaafkan bagi wanita haid berdasarkan Bukhari 1755.

Bagaimana jika tidak bisa sa'i karena kondisi fisik?

Sa'i boleh dilakukan dengan kursi roda yang didorong sendiri atau orang lain. Masjid menyediakan jalur kursi roda khusus di lantai atas dan lantai bawah untuk sa'i. Jika tidak bisa mendorong sendiri, Anda boleh menugaskan atau menyewa orang untuk mendorongnya, dan sa'i tetap sah. Hal yang sama berlaku untuk tawaf.

Bolehkah umroh lebih dari sekali dalam satu perjalanan?

Boleh. Setelah selesai satu umroh, Anda boleh keluar Makkah ke miqat (seperti Tan'im atau Ji'ranah, miqat terdekat dari Makkah yang dipakai Aisyah (RA) untuk umroh keduanya, sesuai Bukhari 1784), berihram lagi, kembali ke Makkah, dan melakukan umroh kedua. Beberapa ulama menyarankan jeda beberapa hari antara umroh. Saudi Arabia mengatur ini melalui platform Nusuk.

Apakah umroh setara pahalanya dengan haji jika dilakukan di Ramadhan?

Nabi ﷺ bersabda: "Umroh di Ramadhan setara dengan haji" atau dalam riwayat lain "setara haji bersama saya." (Muslim 1349) Ulama sepakat bahwa ini berarti setara dalam pahala, bukan berarti umroh di Ramadhan menggantikan kewajiban haji. Kewajiban haji berdasarkan QS. 3:97 tetap mengikat setiap muslim yang mampu.

Apa beda Tan'im dan Ji'ranah untuk umroh berulang?

Keduanya merupakan miqat yang sah bagi orang yang sudah berada di Makkah dan ingin umroh baru. Tan'im (sekitar 7 km dari Masjidil Haram, dekat masjid Aisyah) adalah pilihan yang lebih populer karena lebih dekat. Ji'ranah (sekitar 22 km) lebih jauh, tetapi Nabi ﷺ sendiri berihram dari sana untuk umrohnya. Keduanya sah.

FivePrayer menemani perjalanan Anda

Waktu sholat akurat di Makkah, Madinah, dan setiap singgahan.

Sejak meninggalkan rumah hingga kembali, FivePrayer menampilkan waktu sholat yang tepat untuk lokasi Anda saat ini, dengan opsi jamak dan qashar saat bepergian. Sepenuhnya offline, tanpa iklan, gratis.

Unduh diApp Store
Tersedia diGoogle Play
Juga diChrome