Fakta cepat tayammum:

Fungsi: pengganti wudhu DAN mandi junub
Syarat utama: tidak ada air, atau air berbahaya untuk dipakai
Media: debu, tanah bersih, pasir, batu, apa pun dari permukaan bumi yang thahir
Jumlah tepukan: 1 atau 2 (tergantung mazhab)
Anggota tubuh: wajah dan kedua tangan
Batal: sama seperti wudhu, ditambah menemukan air

Tayammum (Arab: tayammum, berasal dari kata amma yang berarti "berniat" atau "menuju") adalah cara bersuci dengan debu atau tanah bersih sebagai pengganti wudhu atau mandi, ketika air tidak tersedia atau memakainya membahayakan. Ini salah satu kemudahan terbesar dalam Islam, agama tidak menjadikan kesulitan sebagai alasan meninggalkan sholat.

Apa itu tayammum?

Tayammum adalah bentuk bersuci alternatif yang Allah syariatkan sebagai keringanan (rukhsah) bagi umat Nabi Muhammad ﷺ. Tidak ada umat sebelumnya yang diberi kemudahan seperti ini. Nabi ﷺ bersabda: "Aku diberi lima perkara yang tidak diberikan kepada seorang nabi pun sebelumku... dan dijadikan bumi sebagai tempat sujud dan alat bersuci bagiku." (HR Bukhari 335)

Dalil utama dari Al-Qur'an:

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu sholat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula menghampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekadar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayammumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun."

(QS An-Nisa 4:43; lihat juga QS Al-Maidah 5:6)

Kapan boleh tayammum?

Tayammum dibolehkan dalam keadaan berikut:

  • Tidak ada air sama sekali, di gurun, di perjalanan jauh, atau di tempat tidak ada sumber air.
  • Ada air tapi membahayakan kesehatan, luka, sakit, cuaca sangat dingin tanpa cara memanaskan air, atau penyakit kulit yang akan memburuk.
  • Sulit atau berbahaya mengambil air, sumur dalam tanpa alat, atau ada bahaya jika mendekat ke air.
  • Air terbatas dan harus disisakan untuk minum, manusia atau hewan yang membutuhkan air untuk hidup didahulukan.
  • Cuaca sangat dingin tanpa kemampuan memanaskan air dengan aman.

Kisah sahabat 'Amr bin Al-'Ash RA: beliau menjadi imam dalam keadaan junub di malam yang sangat dingin. Saat ditanya, beliau membaca QS An-Nisa 4:29, "Janganlah kamu membunuh dirimu sendiri", sambil menjelaskan beliau tayammum karena khawatir bahaya. Nabi ﷺ tertawa dan tidak menegurnya (HR Abu Dawud 334).

Apa yang boleh dipakai untuk tayammum?

Mayoritas ulama: segala sesuatu dari permukaan bumi yang bersih (thahir). Termasuk:

  • Tanah, apapun jenisnya, asalkan tidak najis.
  • Pasir, di pantai, gurun, atau tempat berpasir.
  • Debu, yang menempel di permukaan apa pun: kursi, meja, jendela.
  • Batu, termasuk batu bata, kerikil.
  • Dinding alami atau tertutup material berdebu (semen, plester), bukan dinding yang dilapisi cat tebal atau wallpaper plastik.

Mazhab Syafi'i lebih ketat: harus tanah atau pasir yang memiliki debu yang bisa menempel di tangan. Permukaan halus tanpa debu tidak sah dalam Syafi'i. Hanafi dan Maliki lebih luas: segala permukaan bumi termasuk batu halus dan tanah berair-keluar.

Langkah tayammum

  1. Niat di hati, bahwa tayammum ini untuk mengangkat hadats agar boleh sholat. Contoh: Nawaitut tayammuma li-istibahatish sholati lillahi ta'ala ("Saya niat tayammum untuk dibolehkan sholat karena Allah Ta'ala").
  2. Membaca Bismillah, Bismillahir Rahmanir Rahim.
  3. Tepukkan kedua telapak tangan ke tanah bersih, debu, atau permukaan berdebu. Tepukan ringan, sekali.
  4. Tiup ringan bila ada debu berlebih (sebagaimana hadits 'Ammar bin Yasir RA, HR Bukhari 347).
  5. Usap seluruh wajah sekali dengan kedua telapak tangan, dari dahi sampai dagu, dari telinga ke telinga.
  6. Tepukkan tangan lagi ke tanah/permukaan berdebu (untuk mazhab yang mensyaratkan dua tepukan).
  7. Usap tangan kanan dari ujung jari sampai (siku, Syafi'i/Maliki/Hanbali) atau (pergelangan, Hanbali pendapat lain) menggunakan tangan kiri.
  8. Usap tangan kiri dengan cara yang sama menggunakan tangan kanan.

Hadits 'Ammar bin Yasir RA: "Sesungguhnya cukup bagimu (dalam tayammum) untuk berbuat seperti ini." Lalu Nabi ﷺ menepukkan kedua telapak tangannya ke tanah sekali, mengusapkan kiri ke kanan, dan dua telapak tangannya ke wajah." (HR Bukhari 347, Muslim 368)

Perbedaan mazhab dalam tayammum

MazhabJumlah tepukanBatas usapan tangan
Hanafi2 tepukanSampai siku
Maliki1 tepukan (wajib) + 1 (sunnah)Sampai siku (sunnah); pergelangan (wajib)
Syafi'i2 tepukanSampai siku
Hanbali1 tepukanSampai pergelangan

Perbedaan ini bukan untuk dipertentangkan, masing-masing punya dalil hadits. Ikuti yang Anda pelajari atau yang diajarkan ustadz Anda. Di Indonesia, mayoritas mengikuti Syafi'i (2 tepukan, sampai siku).

FivePrayer mengingatkan waktu sholat, di mana pun Anda. Aplikasi tetap akurat saat bepergian, dengan adzan otomatis yang mengunci layar. Tenang, gratis, tanpa akun.

Yang membatalkan tayammum

  • Semua yang membatalkan wudhu, buang air kecil/besar, kentut, tidur nyenyak, hilang akal, menyentuh kemaluan (Syafi'i), dll.
  • Menemukan air, saat air sudah tersedia dan bisa dipakai. Mayoritas ulama: tayammum batal saat ditemukan air, walaupun belum dipakai untuk wudhu.
  • Hilangnya udzur, sembuh dari sakit yang mencegah pakai air, cuaca tidak lagi dingin berbahaya, dll.
  • Murtad, keluar dari Islam (na'udzubillah).

Pertanyaan umum

Bisakah tayammum menggantikan mandi junub?

Bisa. QS An-Nisa 4:43 secara eksplisit menyebut keadaan junub. Niatnya ditujukan untuk mengangkat hadats besar.

Berapa kali sholat boleh dengan satu tayammum?

Hanafi: tidak terbatas, sebanyak yang diinginkan sampai tayammum batal.
Mayoritas (Syafi'i, Hanbali, Maliki): hanya satu sholat fardhu; sholat sunnah dan nafl yang menyertai boleh tidak terbatas.

Kalau menemukan air di tengah sholat?

Mayoritas: jika masih ada waktu, lebih baik berhenti, wudhu, dan ulangi sholat. Sebagian membolehkan menyelesaikan sholat yang sudah dimulai dengan tayammum, lalu wudhu untuk sholat berikutnya.

Bolehkah tayammum di dinding?

Boleh, asal dinding alami atau tertutup material berdebu (semen, plester, batu bata terbuka). Dinding yang dilapisi cat tebal atau wallpaper plastik tidak sah karena permukaannya tertutup dan tidak ada partikel tanah yang bisa diusapkan.

Bagaimana tayammum di pesawat?

Cari permukaan berdebu di kabin, sandaran kursi (jika ada debu), bagasi kabin yang berdebu, atau benda lain. Jika sama sekali tidak ada permukaan berdebu, sebagian ulama membolehkan menepuk permukaan apa pun dengan niat tayammum, atau menundanya sampai mendarat selama masih ada waktu sholat.

Jangan terlewat sholat saat bepergian

FivePrayer: pendamping sholat di mana pun Anda.

Jadwal sholat akurat berdasarkan lokasi otomatis, adzan dengan kunci layar, dan fitur untuk musafir. Gratis, tanpa iklan, tanpa akun.

Unduh diApp Store
Dapatkan diGoogle Play
Juga diChrome